Tuesday, October 31, 2017

Pengalaman Seleksi dan Lolos Beasiswa Australia Awards Scholarship (3)

Salam!

Di postingan lalu, kita sudah bahas tentang seleksi (tahap) pertama dari beasiswa ini yaitu seleksi administrasi. Secara singkat, saya sertakan lagi penjelasan tentang tahapan tersebut ditambah dengan seleksi (tahap) kedua nya. 

1. Tahap pertama: Seleksi administrasi. 

Semua dokumen yang diminta di upload (secara online) melalui website yang telah ditentukan. Ingat ya, dokumen yang kita upload harus sesuai dengan yang diminta. 

Perhatikan juga jawaban kita terkait pertanyaan tentang rencana studi, alasan, dan kontribusi (pertanyaan ini ada dalam formulir). Jangan terlalu bertele2 (muter2), to the point saja dengan menggambarkan keadaan/situasi kita yang sebenarnya (jangan bohong juga ya...).

Kalau bisa, gabung deh dengan grup2 chatting atau forum (wa/line/telegram/kaskus/apa aja) yang memang punya minat sama untuk melamar beasiswa ini. Menurut saya, grup ini menambah pengetahuan kita, sekaligus juga sebagai forum sharing info sesama pelamar. Tidak perlu bingung kalo orang2 ngomong nya lain2, karena acuan kita tetap informasi resmi dari website AAS ya.. :) 

Tips :  
  • Upload dokumen secara mencicil, contoh : jangan baru upload satu hari sebelum deadline untuk menghindari server yang down karena banyaknya peminat yang mengakses website tersebut. Pengalaman saya waktu ikut tahun 2017, server down dua hari (kalo gak salah) sebelum deadline. Paniiikkk bangeeet...karena sebenarnya saya sudah mencicil dokumen2 yang diperlukan, jadi sayang banget kalo emang gak jadi daftar kan. Ternyata, memang servernya yang down dan itu dialami oleh semua peserta, akhirnya ada perpanjangan waktu pendaftaran.

Kalau tahapan ini sudah diselesaikan, ya tidak ada yang bisa kita lakukan selain berdoa. Usaha nya kan udah, jadi pasrah saja atas hasil yang nanti akan di dapat. Jujur, saya berusaha untuk "tidak terlalu berharap" untuk semua beasiswa yang saya ikuti. Karena bisa bikin stress kalo ternyata tidak sesuai harapan (curcol...hehehe). Apalagi untuk beasiswa2 yang tinggi peminat seperti AAS ini, ibaratnya seperti ingin masuk ke lubang jarum (saking banyaknya peserta yang di cut). 

Pengumuman untuk tahap pertama ini dilakukan via email. Jadi, hati2 penipuan ya kalo ada yang telp trus bilang kamu lolos beasiswa tapi harus transfer dulu (#eeeaaa...). Kalau lolos tahap ini, maka kamu akan masuk ke dalam "Shortlisting". Emailnya kira2 seperti ini (pengirim dan informasi pribadi sengaja saya coret ya...) :



Email pemberitahuan lolos seleksi administrasi dari AAS

Baik yang LOLOS maupun TIDAK LOLOS, kedua nya akan dikirimkan pemberitahuan lewat email. Saya gak tahu apakah ini pola yang berulang atau tidak, tapi biasanya (tidak selalu ya....), yang lolos akan di email duluan dibanding yang tidak lolos. Itulah kenapa pentingnya gabung di grup atau forum chatting, sehingga selalu ada informasi yang diupdate dari sesama pelamar beasiswa. Kadang2 kelulusan kita bisa diprediksi dari kondisi ini. Walaupun deg2an nya bukan main sambil terus refresh email...hehehehe

Bila kalian lolos, maka isi email adalah jadwal tes IELTS dan wawancara (Joint Selection Team/JST). Jadi akan diinformasikan bagaimana cara mendaftar tes nya, apa yang harus disiapkan pada saat wawancara, dll. Kalau mendapatkan email seperti ini maka langkah selanjutnya adalah menyiapkan diri untuk tes IELTS dan wawancara.

Bila kalian tidak lolos, maka isi email adalah penjelasan umum yang menyebutkan jumlah pelamar beasiswa pada tahun yg bersangkutan dan alasan umum mengapa tidak lolos (bukan alasan orang per orang). Kalau mendapatkan email ini, kecewa sebentar boleh...tapi jangan kelamaan ya, Insha Allah rejeki orang beda2, dan mungkin giliran kamu di tahun depan (jika mau ikut lagi, maka update formulir kita dengan keadaan/jawaban yang lebih baik). Perbaiki diri dan coba lagi, oke? :)


2. Tahap kedua
2a. Shortlisting Briefing

Kira-kira dua minggu sebelum tes IELTS dilakukan, untuk daerah2 dengan prioritas GFA (Geographic Focus Area), biasanya akan ada briefing yang diberikan oleh team AAS di kota masing2 dimana Aceh adalah salah satu provinsi yang mendapatkan GFA. Jadi waktu itu di Aceh ada briefing yang diselenggarakan oleh Australia Award yang berisi gambaran umum bagaimana tes dilakukan, baik tes IELTS maupun seleksi wawancara. Saya ingat, waktu itu ada sekitar 55 orang (S2 dan S3) yg masuk dalam shortlisting di Provinsi Aceh, dan kemungkinan hanya terambil setengahnya dari daftar tersebut. Pada kegiatan tersebut juga diundang 2 orang alumni AAS dari Aceh yang menceritakan pengalaman mereka mengikuti seleksi tersebut. Yah, walaupun keadaan tiap orang nantinya akan beda2, tapi kegiatan ini memberikan pencerahan akan gambaran umum seleksi kedua ini. Kegiatan ini juga jadi ajang perkenalan kita pada peserta lain dari satu provinsi, paling tidak jadi bisa buat grup chatting dan update2 info satu sama lain. Intinya, program ini bermanfaat sekali buat kita. 

2b. Tes IELTS

Terdapat dua jenis tes yang harus dihadapi pada tahap kedua ini dimana waktu pelaksanaan antara IELTS tes dengan wawancara akan berdekatan. Jadi, untuk teman2 yang belum akrab dengan tes IELTS, sudah bisa belajar2 baik lewat lembaga bahasa (intensif) ataupun belajar sendiri lewat youtube dan buku2 di internet (ini pengalaman saya). Kapan2 saya akan posting tentang belajar ielts secara mandiri, ya... Tes IELTS dan wawancara dapat dipilih sesuai dengan domisili pelamar (biasanya di ibukota provinsi ya), tetapi khusus untuk pelamar S3 tes wawancara dengan JST Panel akan dilakukan di Jakarta. Untuk keperluan ini, tiket pulang pergi (pesawat) dan subsidi akomodasi akan ditanggung oleh AAS. Enak kan?

Waktu itu saya dapat jadwal tes IELTS di Jakarta dan selang tiga hari setelahnya, saya dijadwalkan mengikuti interview dengan JST panel. Untuk keperluan tersebut, saya menginap di hotel (daerah setiabudi) yang dekat dengan lokasi tes (di IALF Jakarta). Nama hotelnya Casa Living, kapan2 akan saya posting review nya ya...Oh ya, untuk teman2 yang telah mengikuti IELTS dengan jangka waktu tidak kurang dari tiga bulan (dari periode yang telah ditentukan AAS), maka cukup mengirimkan atau menyerahkan bukti IELTS nya, dan tidak perlu mengikuti tes lagi. 

Karena saya sudah pernah mengikuti tes IELTS, jadi sebenarnya saya sudah familiar dengan pelaksanaan tesnya, sehingga saat itu persiapan saya lebih ke mengulang2 materi dan jaga kesehatan. Saya ingat, bahwa persiapan lebih saya lakukan untuk menghadapi interview JST panel. Tapi tenang aja, saya ceritain satu2 ya pengalaman saya saat itu.. Oh ya, kira2 dua hari sebelum pelaksanaan tes, pihak IALF akan mengadakan briefing yg isinya untuk memberikan informasi terkait tes. Karena kan peserta tes akan banyak (sekali) tuh...jadi pas briefing ini, kamu bisa tanya2 apa pun yg membingungkan terkait pelaksanaan tes. Misalnya, apa boleh bawa biskuit (makanan lain) pada saat tes, karena saya ada maag? 

Jadi, di email pemberitahuan (sudah saya posting sebelumnya), sudah diinstruksikan jam berapa kita harus datang. Jangan terlambat ya...dan jangan lupa bawa identitas diri yang kamu input pada saat mendaftar tes IELTS, misal kalau mendaftar pake KTP, jangan malah bawa paspor dan ktp nya ditinggal (hehehe). Kuncinya "Not the same id, No test". Setelah registrasi, termasuk ambil foto dan sidik jari, kita akan duduk di tempat yang sudah ditentukan. Pensil dan penghapus akan diberikan, jadi emang bener2 cuma bawa diri aja pas tes. Botol minum boleh dibawa, asal botolnya transparan ya..
Menurut saya, pelaksanaan tes nya memang betul2 profesional, tim pelaksana juga sangat membantu kelancaran kegiatan. Waktu itu, saya kebagian jadwal "speaking" di hari yang berbeda dengan "listening, reading, dan writing". Tapi gak masalah, semua sudah diinfokan oleh pihak IALF sebelumnya, jadi kita gak bakalan bingung mengenai jadwal. 

Tips:

  • Berdoa! agar diberikan kemudahan dan kelancaran saat menjalani proses ini.
  • Persiapkan diri sebaik2nya (latihan soal, les, atau belajar kelompok), karena tes ini akan menjadi pertimbangan kelulusan juga. 
  • Jaga kesehatan, termasuk jangan capek. 
  • Pada hari-H, persiapkan ID sesuai yg diinput pada saat mendaftar tes.
  • Jangan terlambat, kenali lokasi tes (waktu yang dibutuhkan untuk kesana, gedungnya, dll).
  • Kondisikan tubuh (baca: buang air kecil dan besar) pada saat tes. Karena pada kondisi2 tertentu (pada saat tes), kita tidak diperbolehkan pergi ke toilet.



Untuk pengalaman saya pada waktu interview dengan JST panel, akan saya ceritakan di posting berikutnya yaa...!

Kalau ada pertanyaan, silakan tinggalkan comment di bawah, mudah2an saya bisa bantu jawab :)

84 komentar

assalamualaikum

kak saya tertarik untuk mendaftar beasiswa AAS. kalau boleh tau syarat minimal toefl untuk mendaftar brp ya kak?

Terimakasih

Waalaikumussalam agustina dias,

Terkait syarat TOEFL, untuk pelamar master minimal nilai 525 (ITP) atau 69 (IBT) atau 5,5 (IELTS). Kalau kamu berasal dari fokus geografis maka ITP minimal 500. Sedangkan untuk pelamar PhD, TOEFL ITP minimal 550. Oh ya, jangan lupa update terus informasi pendaftarannya melalui website resmi beasiswa AAS. Semoga lancar ya!

Halo kak, wktu ikut seleksi AAS berkas yg disiapkan apa aja?

Hi Safitri,persyaratannya sebetulnya ada di website. Bisa dibaca sendiri kok... ini ada aku copy-kan link nya ya... http://www.australiaawardsindonesia.org/content/34/12/supporting-documents?sub=true
Semoga lancar ya safitri!

halo kak, bisa bagi tips nya gak pengalaman kakak pas nyari info universitas yang mau kita tuju sesuai list AAS...?

hai jeje, boleh2...nanti coba aku buat postingannya ya.. tapi pada dasarnya,beasiswa AAS ini membolehkan kita untuk kuliah di seluruh universitas di Australia sesuai minat kita. Jadi memang jeje juga sudah harus pro-aktif untuk cari2 informasi universitas mana yang ingin dituju untuk lanjut studi.

Mb kalo persyaratan seperti ijazah, transkip nilai dan akta harus ditranslate dalam bahasa inggris kah??

Halo, betul sekali...harus di translate dulu, jangan lupa juga setelah itu di legalisir ya...persyaratan ini bisa kamu baca di handbook nya atau website nya AAS. Semoga sukses!

Halo mba. Mau nanya nih soal translation. Apakah harus menggunakan penerjemah tersumpah yg direkomendasikan oleh foreign & commonwealth office? Apakah translate dan legalisir dr sworn translator sudah cukup atau translatenya kudu dilegalisir oleh kampus dan dukcapil etc? Oia selain ijazah, transkrip dan akta kelahiran, apa ktp jg perlu ditranslate? Makasi sblmnga

Hi Hera!
Terkait dokumen, tentunya harus disesuaikan dengan syarat yg diminta ya..seingat saya ijazah dan transkrip harus di terjemahkan. Untuk legalisirnya, bisa dilakukan di pihak kampus, maupun pihak notaris. Salah satu saja, hera. Mudah2an lancar ya! :)

Halo Mba, mau nanya. Untuk yang daerah GFA apakah harus sudah bekerja sebelumnya atau boleh freshduate? Lalu, apakah seluruh prosesi tesnya akan dilaksanakan di daerah asal atau seperti apa? Kebetulan daerah asal saya dari Papua, tapi sekarang lagi di Makassar dan memang lulusan dari kampus di Makassar. Soalnya tadi saya baca ada briefing dari pihak AAS nya sebelum tes IELTS dan wawancaranya. Mohon penecerahannya Mba. Terimakasih banyak.

Halo Irianto, dua2nya bisa melamar, baik yg freshgraduate maupun yg sudah ada pengalaman bekerja. Memang memiliki pengalaman akan lebih baik karena kita bisa menerapkan dan mengevaluasi apa yang ingin kita capai di pendidikan selanjutnya kan..tapi ya bukan jaminan juga bahwa yg freshgraduate tidak bisa diterima. Setahu saya tes IELTS dan wawancara bisa dipilih lokasi nya, kecuali untuk pelamar PhD yang akan di wawancara di Jakarta. Karena ada teman dari aceh yang ielts dan wawancara nya di Jakarta karena ybs sedang ditugaskan ke Jakarta waktu itu. Demikian, mudah2an dapat membantu. Semoga lancar ya!

Halo, kak..
aku mau nanya. Kalau misal piagam-piagam gitu perlu di sertakan juga nggak? Terus kalau disertakan gitu, perlu di legalisir ke penerjemah tersumpah juga nggak? Terima kasih.. :)

Halo Rosanti,

Menurut saya, kamu cukup tulis di CV penghargaan2 (lengkap dengan periode dan kegiatannya) apa yang kamu dapatkan. CV tersebut nanti bisa kamu upload di bagian "supporting document" yang tersedia di website. Mudah2an lancar yaa..!

assalamualaikumkakak,, lon bingung nyoe apabila tanyoe tapileh yg daerah aceh (prioritas beasiswa) berarti tanyoe harus stay di aceh. sedangkan saatnyoe lon stay di luar daerah. na solusi kk? terimong geunaseh

waalaikumussalam fadlunriza, menurut saya ktp aceh menandakan bahwa kita memang domisili di aceh (walaupun tidak stay di aceh). Saya teringat waktu itu ada kawan ditempatkan di kementerian jakarta, tapi karena ktp nya masih aceh, jadi dia mendaftar dari aceh..dan bisa. Dari contoh itu rasanya sudah menjawab pertanyaan fadlunriza ya..mudah2an lancar beuh!

Assalamualaikum kak, mau nanya dong! kalo misal S1 di luar negeri, perlu penyetaraan ijazah ke dikti juga kah? (krn smua sudah translated in english).. trus kudu dapetin LOA dulu dari respective university atau engga ya?

terima kasih yaa.. :)

waaalaikumussalam Noerma, seingat saya tidak ada diminta penyetaraan dikti sih...huehehe. Mengenai LoA, AAS tidak mensyaratkan ada nya LoA untuk mendaftar. Kalaupun ada, kamu bisa masukkan itu di bagian supporting document. Semoga lancar ya!

kalau begitu tidak perlu surat rekomendasi dari dosen strata pendidikan sebelumnya ya mbak?

Hi Tioni, kalau kamu mendaftar untuk PhD maka rekomendasi pembimbing thesis wajib disertakan. Tapi kalau untuk S2, saya rasa bukan syarat utama (kalaupun kamu punya rekomendasi, bisa disertakan dalam dokumen pendukung). Semoga lancar yaa..!

Ka boleh dong minta alamat emailnya biar bisa tanya* dan sharing ka..?

hi netta, kalo mau tanya2 bisa dari sini loh...kan sama aja..insha allah akan dijawab cepet deh..hehehe.

Halo mba. Klo misalnya saya asal dr daerah prioritas; NTT, tp dah berdomisili, bekerja dan ber-KTP jakarta selama kurang lebih 10 tahun, apa masih terhitung sebagai pelamar dari daerah prioritas?

Halo juga,
Menurut saya gak bisa lagi ya karena ktp dan domisili juga sudah di jakarta, jadi apa yang bisa menandakan kalo kamu masih di NTT ya..

Halo kak, mau tanya. Untuk ktp itu harus di translate tidak ya? Dan untuk tes TOEFL itu toefl institutional itu toefl itp itu bukan ya? Terima kasih.

Halo juga,
Untuk ktp (seingat saya) tidak di translate. Untuk TOEFL bisa yang ITP atau IBT. Kalau yang prediction tidak dapat digunakan. Mudah2an lancar ya..

This comment has been removed by the author.

hai Kak...
Apakah kita masih bisa melengkapi dokumen setelah submit apllication?

Hi cynthia,
Selama pendaftarannya masih dibuka (belum tutup tanggal), ya masih bisa melengkapi dokumen setelah submit. Tapi kalau sudah sampai pada waktu yang telah ditetapkan maka website akan otomatis tertutup dan prosesnya dianggap sudah selesai (menunggu pengumuman). Karena itu, disiapkan dari sekarang agar tidak melebihi deadline ya..mudah2an lancar!

Hai Kak,
mau nanya dong. Untuk ijazah legalisir itu ijazah yang diterjemahkan terlebih dahulu ya? Misal Ijazahnya sudah bilingual apa perlu dilegalisir ya kak?
terima kasih :D

Hi Indah,
Disesuaikan dengan syaratnya ya...kalau yang diminta ijazah legalisir, maka berikan yang sudah di legalisir oleh lembaga yang mengeluarkan ijazah tersebut atau notaris (pilih salah satu saja). Kalaupun ijazah sudah bilingual, berarti Indah copy terlebih dahulu dan dilegalisir. Demikian, mudah2an membantu.

Halo Mba Amelia, thanks atas sharing2nya.. Mba, saya sedang proses mengisi aplikasi online di OASIS.. Untuk referensi, boleh tidak saya dikirimin contoh jawaban Mba terhadap 4 butir pertanyaan pokok mengenai kenapa memilih univ atau jur tertentu, kontribusi yg kita berikan setelah lulus nanti dll? Thanks sblmnya ya mba..

Halo Ranti,
Waktu apply tahun lalu, saya tidak menyimpan file untuk jawaban pertanyaan. Jadi saya memang langsung mengisi di website dan edit langsung disitu sampai mendekati deadline...hehe. Jadi mohon maaf saya tidak dapat mengirimkan jawaban kemarin ya, karena memang tidak ada. Saran saya, sesuaikan dengan kondisi ranti..pasti keadaan tiap orang kan berbeda..jadi ranti pun lebih menguasai jawaban pertanyaan tersebut...dan ini akan sangat berguna kalau ranti lolos dalam shortlisted nanti. Semoga prosesnya lancar ya ranti!

Assalamualaikum kak amelia.salam kenal, q milya dari lombok ingin bertnya.
di OASIS, ada pertanyaan sperti ini
Give up to three examples of how you intend to use the knowledge, skills and connections you will gain from you schoolarship. possible tasks can be personal and/or professional.q kurang mengerti mksud pertnyaan ini.
tasks dsni mksudnya apa ya kak? Three examples itu atau gmna ya kak?

Waalaikumussalam milya,
Pada pertanyaan tersebut, milya bisa jawab 3 contoh (atau minimal 1) dari hal2 yang akan milya lakukan selepas studi nanti. Dengan kata lain, setelah studi selesai dan berbekal pengetahuan, keahlian, dan kemampuan yang sudah didapatkan di Ausie nanti, apa yang akan milya lakukan? contohnya bisa secara profesional (di pekerjaan) maupun pribadi..pasti ada kan milya...nah, berikan contohnya. Demikian milya, mudah2an dapat membantu yaa...

This comment has been removed by the author.

Assalamu'alaikum ibu, apa kabar?
nama saya ulfa ikhwani,mahasiswa ibu di fakultas ekonomi unmuha.
ibu kalau misalnya bahasa inggris ulfa pas-pasan,apa bisa ikut beasiswa ini bu?

Waalaikumussalam Ulfa, kabar baik! Ulfa bagaimana kabarnya? iya, ibu ingat kok ulfa...terima kasih ya sudah berkunjung ke blog Ibu. Untuk pertanyaan Ulfa, Ibu pikir itu soal persiapan saja ya...Artinya, kalau score nya belum memenuhi syarat yang diperlukan, berarti Ulfa harus lebih mempersiapkan diri agar mencapai score yang dibutuhkan. Semua orang bisa kok Ulfa...yang terpenting semangat dan usaha ya..salam Ibu untuk teman2 lain di Unmuha!

Alhamdulillah baik juga ibu,sama-sama ibu,hehe
semoga ibu selalu dalam lindungan Allah SWT, amin ya Rabb.
ulfa rencana mau apply beasiswa ini juga bu,utk beasiswa S2,Alhamdulillah ulfa baru saja sdah mendapatkan gelar sarjana ekonomi bu. baik ibu akan ulfa sampaikan salam ibu ke teman2 lain.
cuman ulfa ragu-ragu krna kemampuan bahasa inggrisnya pas-pasan bu.

Aamiin. Wah, selamat ya Ulfa, semoga ilmu nya berkah ya..saran Ibu, kalau memang score TOEFL nya belum memenuhi syarat, lebih baik persiapkan diri sebaik2nya sampai semua syarat terpenuhi. Setelah semua terpenuhi (sesuai syarat), baru Ulfa apply beasiswa ya..semoga sukses ke depannya Ulfa!

Hy kak...mau nanya nih untuk surat rekomendasi dari kampus apakah disatukan dalam pdf atau di pisah? soalnya saya punya dua surat rekomendasi dari kampus.
Dan untuk akta kelahiran apakah yg di scan itu harus aslinya atau hsrus di copy dulu? soalnya akta kelahiran saya sudah yang terbaru (bilingual) jd tdk perlu di translate lg.
Dan apakah KTP jg harus di copy dulu atau aslinya yg di scan?
mohon infonya kak...thanks :)

Hi juga,
1. Dipisahkan boleh, disatukan juga boleh. Saran saya, dipisahkan saja dan beri keterangan pada tiap file.
2. Di syaratnya apa perlu copy nya? kalau tidak, maka kamu bisa scan aslinya.
3. Seingat saya, dulu saya upload dokumen asli KTP.
Demikian, mudah2an dapat membantu yaa...

Hallo mba... mau menanyakan kalau untuk PhD apakah bisa menggunakan LoA tahun lalu? Terimakasih

Halo juga, sebetulnya LoA tidak wajib karena memang bukan syarat kelengkapan ya...jadi kalaupun punya, itu bisa disertakan dalam dokumen pendukung (supporting document). Menurut saya yang lebih penting adalah kesediaan spv atau bukti komunikasi dengan spv di uni yang bersangkutan. LoA yang kamu miliki apakah masih berlaku atau tidak ya? karena bisa saja kamu memiliki LoA lama, tetapi spv tetap bersedia untuk membimbing (karena menunggu funding). Terlepas dari itu, LoA bukan syarat wajib beasiswa ini, sehingga bisa juga untuk tidak disertakan. Demikian, mudah2an dapat membantu.

Halo mbak,

Mbak saya mau nanya nih, mbak dulu waktu daftarnya online di OASIS? Dan apakah mbak juga dulu melengkapi berkas lagi untuk additional information for online application?
Saya bingung nih mbak, OASIS ID itu yang mana yah? Saya sudah submit form application saya di OASIS, tapi harus melengkapi lagi untuk additional information for online application, di australiaawardsindonesia.org.
Di e-mail saya tidak dijelaskan yang mana OASIS ID, cuma ada “Your Application (AAS1916xxx)”. Apakah itu OASIS ID saya mbak?
Mohon infonya, thanks.

Hallo mba, terimakasih atas jawaban mengenai LoA di atas, nah itu mba.. saya belum mendapatkan korespondensi terbaru lagi dengan supervisor saya di tahรบn ini. Apakah memungkinkan apabila saya kembali apply than ini dengan melampirkan koresponden dg supervisor dan LoA yang saya dapatkan di tahรบn lalu untuk apply di tahun ini? Terimakasih.

Halo juga, sebaiknya memang yang terbaru ya...tapi dicoba aja dulu dilampirkan dokumen tersebut, kalaupun nanti masuk shortlisted berarti harus dijelaskan kenapa tidak ada komunikasi terbaru dengan prospective supervisor. Demikian, mudah2an membantu.

Halo mbak Amelia,

Mbak waktu melengkapi berkas untuk Additional Information for Online Application, masuk dimana yah?
Saya bingung, apakah harus masuk di australiaglobalalumniindonesia.org/web/login seperti yang ada di videonya atau masuk di australiaawardsindonesia.org kemudian pilih Long Term Awards dan masuk di How to Apply dan kemudian memilih link yg sdh tersedia?
Terima Kasih

Halo Marcelina Sulle,
Bukan masuk di global alumni, karena itu link untuk group alumni. Untuk additional information, seperti yang kamu jelaskan di option ke 2. Saya rasa pada petunjuk persyaratan sudah ada link yang tersedia kan ya? dan seingat saya itu australiaawardsindonesia.org. Demikian, mudah2an membantu.

Terima kasih mbak Amelia atas infonya, benar-benar sangat membantu.

kira-kira pengumuman peserta yg lolos tahap dokumen biasanya bulan apa mbk?

This comment has been removed by the author.

Hi Baiq,
Seperti yang sudah saya share di posting ini, pada tahun lalu, pengumuman lolos tahap dokumen diinformasikan melalui email sekitar pertengahan Juni (lihat gambar di postingan). Tahun ini bisa saja berubah ya...tapi seingat saya, tidak banyak perubahan dari periode2 sebelumnya.

Sama2 Marcelina Sulle, saya hanya sharing pengalaman saja. Mudah2an lancar selalu ya..!

Mbak kalau sudah submit untuk additional information for online application di australiaawardsindonesia.org, apa masih bisa untuk resubmit lagi di link australiaawardsindonesia.org jika ada data yang kurang?
mohon infonya, thanks

Halo,
maaf saya tidak terlalu ingat detailnya untuk link additional information. Coba dilihat kembali apabila ada menu untuk menghapus data sebelumnya. Tapi jika tidak tersedia, maka data yang sudah disubmit menjadi final. Demikian, mudah2an membantu.

kak saya mau tanya
saya sempat menjadi PTT (pekerja tidak tetap) tapi saya tidak mengurus surat pengalaman kerja, apakah tidak apa2 juka saya cantumkan di dalam cv saya kalau saya mempunyai pengalaman kerja ? terima kasih

Halo Ria Febriana,
Menurut saya, tidak apa2. Selama itu relevan dengan apa yang kamu tuju, silakan dicantumkan. Kalaupun ada surat atau dokumen lain tentang pekerjaan itu, menurut saya itu untuk penguat saja. Demikian, mudah2an membantu.

terima kasih kak ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

Saya ingin mendaftar program PhD, tetap saya baru TOEFL tanggal 16 Mei, apakah secara otomatis saya tidak memenuhi syarat?, padahal Di aplikasi disediakan menu kapan Akan test kapan

Hi Siti Chalimah,

Kalau toefl nya baru 16 mei, berarti masa pendaftarannya sudah tutup dong mbak? di aplikasi memang tersedia menu seperti yg mbak sebutkan, tapi pastinya juga sebelum pendaftarannya tutup. Apa tidak ada toefl sebelumnya mbak?

Hai kak, persyaratan minimal IPK berapa ya kak?

Hi Nobi Aprilia,
Sebagai informasi, pendaftaran beasiswa ini untuk 2018, sudah ditutup ya.. untuk persyaratan, dll sebetulnya nobi bisa lihat lebih lengkap di website nya.
http://www.australiaawardsindonesia.org/content/158/12/general-requirements?sub=true

Demikian, mudah2an membantu.

Hai mba. Saya berencana untuk cona beasiswa AAS untuk S2, tapi sekarang saya msh dlm tahap penyelesaian skripsi S1. Mau nanya dong mba, mba dulu waktu S1 banyak ikut organisasi gak? Dn apakah itu menjadi salah satu pertimbangan khusus yang dibutuhkan dalam proses pendaftaran? Karena selama saya kuliah S1 saya ga mengikuti organisasi apapun di kampus tapi beberapa kali mengikuti kegiatan2 diluar kampus (tingkat nasional dan internasional).
Mohon pencerahan nya ya mba, terimakasih.

Oya mba, rencananya saya mau coba untuk penerimaan tahun depan sih. Karna kalo tahun ini kan udah tutup hehe

Hi Nora Saldia,
Saya rasa, semua kegiatan positif yang kita lakukan selama masa studi di dalam atau di luar kampus (baik itu organisasi, pertukaran pelajar, seminar, dll) akan menjadi pertimbangan bagi pihak terkait. Konteks disini tidak hanya beasiswa, tapi juga pemberi kerja misalnya. Jadi, selama masih ada kesempatan, sebanyak2nya cari pengalaman positif ya, dan jangan lupa tuliskan itu di cv. Semoga sukses!

Hai mbak Amelia, thanks for sharing.. saya juga salah satu applicant untuk AAS 2019 intake. saya sekarang dalam masa penantian untuk tahap selanjutnya.. boleh tau tips2 selama masa penantian gini pengalaman mbak seperti apa? soalnya sekarang yg saya alami berasa tegang, harap-harap cemas, n ga bisa dipungkiri kadang kebawa mimpi.. hehe lebay sih, tp itu yang saya alami. walaupun makin lama perasaan "lebay" itu mulai terkikis oleh waktu.
Oh iya, adakah WA group untuk bertukar informasi (sangat diharapkan untuk pendaftar AAS 2019 intake seperti saya) yang mbak ketahui? boleh dong ikutan gabung.. minimal secara psikologis membantu mengurangi beban kecemasan.. hehe "lebay" lagi. Terima kasih sekali lagi.. God bless you..

Hi Putri,

Saya minta maaf terlambat sekali membalas pertanyaan kamu. Entah kenapa tidak ada notifikasi yang datang untuk comment di blog (biasanya ada), jadi tidak tahu kalo ternyata ada pertanyaan baru.

Bagaimana hasilnya putri? biasanya bulan agustus ini sudah seleksi wawancara dan ielts, dan tinggal menunggu hasil. Hmm...saya rasa wajar sekali kalo berasa tegang ya..tapi ya kita yakin bahwa banyak jalan menuju beasiswa..hehehe, kalaupun Putri tidak lolos tahun ini, mungkin saja tahun depan, atau dari beasiswa lain..iya kan?
Dulu saya gabung chat grup di telegram, link nya tahu dari teman2 juga di grup lain (telegram juga), biasanya memang akan ada saja teman2 yang sudah gabung duluan dan akhirnya share link nya.
Semoga jawabannya membantu ya Putri!

Halo Mbak, terima kasih untuk infonya. Sewaktu intake Mbak dulu, berapa lama setelah interview hasilnya diterima? Terima kasih atas informasinya. Semoga dilancarkan selalu studynya Mbak.

Halo fauzan, karena dulu saya interview masih gelombang pertama (bahkan hari pertama saat jadwal interview di mulai..hehe), jadi kira2 satu bulan setelah itu pengumumannya di terima. Biasanya bulan agustus (tapi kurang paham di minggu ke berapa), pengumumannya sudah ada ya..ditunggu saja emailnya, semoga sukses!

Halo mbak, mau tanya untuk pendaftaran S2, apakah kita sudah harus menyiapkan proposal tesis? Harus berapa persen selesai kalo memang harus disertaskan? Oiya, untuk mendapatkan komunikasi dengan supervisor, pengalaman mbak dulu bagaimana?
Thank you in advance, mbak..

Halo Gebie, untuk S2 tidak perlu menyiapkan proposal tesis, kecuali kalau memang Gebie akan melakukan riset selama masa studi. Untuk komunikasi dengan supervisor, bisa dimulai dengan melihat profil mereka di universitas yang kita minati. Jika kira2 cocok dengan bidang kita, maka komunikasi melalui email bisa dimulai. Untuk pengalaman lebih lengkap, Insha allah akan saya tulis di postingan berikut nya. Semoga sukses Gebie!

Baik, terima kasih mbak. Waktu melakukan tes IELTS untuk AAS kemarin di mana mbak? Apa ada tempat khusus yang mengharuskan kita mengambil tes di sana yg bekerjasama dengan beasiswa AAS ini?

Hi Gebbie,
Ketika akan apply AAS, tidak ditentukan tempat khusus untuk melakukan tes IELTS (Yang terpenting, lembaga nya memang resmi untuk mengadakan tes IELTS). Tapi ketika lolos seleksi I AAS, maka IELTS akan dilakukan di IALF Jakarta atau di daerah masing2 yang sudah ditentukan tempat dan tanggalnya.

This comment has been removed by the author.

Wah gitu ya. Baik, terima kasih banyak mbak. Sangat bermanfaat sekali postingan ini.Sukses selalu yaa. Next saya mau tanya-tanya lagi, semoga nggak bosen ya mbak hehee

aamiin...sama2 gebie, sukses juga ya!

This comment has been removed by the author.

Halo mba Amelia, saya Atina, berencana Apply AAS Tahun depan.
Mba amelia sebelumnya pernah cerita bahwa kita bisa gabung di Group WA / medsos lain. Bolehkah saya mendapatkan ID / nomornya utk bisa gabung di group tersebut? agar memperoleh info update seputar AAS. Terima Kasih, salam sukses buat mba Amelia

Halo juga Atina,

Jika atina menggunakan telegram, atina bisa langsung cari grup nya dengan menggunakan menu "search", karena biasanya grup nya terbuka untuk umum. Kalau di WA, saya dulu mendapatkan link nya dari teman. Tapi perlu di ingat bahwa grup nya (biasanya) akan terbatas untuk periode tertentu, maksud saya..grup yg saya ikuti waktu itu berisi teman2 yg apply pada 2017 (untuk 2018). Tentu nya grup ini sudah tidak relevan lagi kalau saya berikan link nya ke Atina. Jadi baiknya Atina search melalui grup2 chat beasiswa atau terkait dengan itu. Semoga lancar2 ya atina!

Halo ka, terima kasih info nya sangat menginspirasi.. Ka, saya mau bertanya, saya tertarik untuk ikut beasiswa, tapi saya tidak punya prestasi tingkat nasional,dsb. Pengalaman kerja masih sedikit karena baru lulus, kira2 ada kesempatan lolos gak ya ka?

Halo juga,
banyak juga temen2 AAS yang tidak punya prestasi nasional, dll kok..jadi gak usah kecil hati. Kalau menurut saya, yang menjadi target/tujuan program ini adalah orang2 yang bisa berkontribusi nyata untuk pembangunan Indonesia(dan itu terlihat dari apa yg kamu lakukan saat ini dan rencana ke depannya). Selamat berjuang ya...semoga lancar!

Halo mba amel, mba mau nanya apakah akta kelahiran harus ditranslate ke bahasa inggris? dan untuk recommendation letter atasan di tempat kerja saja cukup atau perlu ditambahkan dari dosen sewaktu kuliah sebelumnya juga?
terima kasih sebelumnya mba

Halo juga Putri,
Lembaran akte kelahiran ku kebetulan sudah ada bahasa Inggris nya, seperti nya akte kelahiran sekarang memang sudah dilengkapi bahasa Inggris, jadi tidak perlu di translate lagi.
Untuk surat rekomendasi, gunakan format yang sudah disiapkan oleh AAS ya..jadi pemberi rekomendasi tinggal menjawab saja pertanyaan/informasi yg dibutuhkan oleh AAS. Mudah2an membantu yaa...semoga lancar!


EmoticonEmoticon