-->
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00-IDBLANTER.COM
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00
BLANTERWISDOM101

Pengalaman Seleksi dan Lolos Beasiswa Australia Awards Scholarship (3)

Rabu, 01 November 2017
Salam!
Di postingan sebelumnya (bagian 2), sudah dibahas tahap pertama dari seleksi beasiswa AAS yaitu tahap administrasi. Kali ini, selain membahas seleksi administrasi secara singkat, saya akan lengkapi dengan pengalaman pada saat shortlisting briefing dan tes IELTS. 

1. Tahap pertama: Seleksi administrasi. 
Semua dokumen persyaratan di upload melalui website yang telah ditentukan. Ingat ya, lengkapi seluruh dokumen yang diminta dalam persyaratan! Perhatikan juga jawaban kita terkait pertanyaan tentang rencana studi, alasan, dan kontribusi (pertanyaan ini ada dalam form aplikasi beasiswa).  Jangan bertele-tele (muter-muter), to the point saja dengan menggambarkan keadaan/situasi kita yang sebenarnya.
Bila memungkinkan, gabung dengan grup chat atau forum (wa/line/telegram/kaskus/apa saja) peminat/pelamar beasiswa AAS. Menurut saya, grup ini sangat membantu sebagai forum sharing info terkait beasiswa AAS. Jangan bingung kalau nanti akan banyak sekali informasi yang kita dapat dari grup/forum ini πŸ˜„ Ingat bahwa acuan utama adalah informasi resmi dari website AAS ya.. :) 

Tips dalam seleksi administrasi beasiswa AAS:  
  • Upload dokumen persyaratan secara mencicil, jangan tunggu sampai deadline. Contoh: jangan baru upload dokumen satu hari sebelum deadline untuk menghindari server yang down karena banyaknya peminat yang mengakses website tersebut. Pengalaman saya tahun 2017, server down dua hari sebelum deadline. Kejadian ini sempat membuat saya panik dan tidak fokus πŸ˜“, tapi ternyata kejadian ini didengar/diketahui oleh pihak Australia Awards Indonesia (AAI) dan pelamar diberikan perpanjangan waktu untuk mendaftar.
  • Lengkapi dan penuhi persyaratan yang diminta.
Bila proses administrasi sudah diselesaikan, tidak ada yang bisa kita lakukan selain berdoa. Usahanya kan sudah, jadi kita tunggu saja hasil yang nanti akan didapat.  Saya pribadi berusaha untuk 'tidak terlalu berharap' pada semua beasiswa yang saya lamar. Bisa bikin stress kalo ternyata tidak sesuai harapan kan? (curcol..πŸ˜‚). Oh ya, pengumuman seleksi administrasi akan didapat melalui email (kira-kira pada pertengahan Juni).  Hati2 penipuan ya kalo ada yang telp trus bilang kamu lolos beasiswa tapi harus transfer dulu (#eaaa...πŸ˜…). Bila lolos pada seleksi administrasi, maka kamu masuk ke dalam "Shortlisting". Emailnya kira-kira seperti gambar di bawah ini (pengirim dan informasi pribadi sengaja saya coret ya...) : 
Email pemberitahuan
Pemberitahuan terkait LOLOS atau TIDAK akan dikirimkan melalui email. Saya tidak tahu apakah ada pola yang berulang atau tidak, tapi biasanya (tidak selalu ya..) peserta yang lolos akan mendapatkan email lebih dulu dibanding yang tidak. Nah..salah satu manfaat bergabung di grup atau forum chatting adalah adanya informasi yang selalu update dari sesama pelamar beasiswa. Kalau sudah ada salah satu anggota grup/forum yang menerima email pemberitahuan, maka kita juga sudah bisa siap-siap menerima hasil seleksi πŸ˜€.

Bila lolos seleksi administrasi, maka isi email adalah jadwal tes IELTS dan wawancara dengan Joint Selection Team (JST). Pada email akan diinformasikan bagaimana cara mendaftar tesnya, apa yang harus disiapkan pada saat wawancara, dll. Kalau mendapatkan email seperti ini maka langkah selanjutnya adalah menyiapkan diri untuk tes IELTS dan wawancara. Sebaliknya, bila tidak lolos, maka isi email adalah penjelasan yang menyebutkan jumlah pelamar beasiswa pada tahun tersebut dan alasan umum mengapa tidak lolos (bukan alasan spesifik). Bila mendapatkan email tidak lolos, kecewa pasti ada dan wajar..tapi jangan kelamaan ya, Insha Allah rejeki orang kan beda-beda dan mungkin giliran kamu untuk mendapatkannya di tahun depan (jika mau ikut lagi, maka update formulir kita dengan keadaan/jawaban yang lebih baik). Perbaiki diri dan coba lagi, oke? πŸ’ͺ

2. Tahap kedua: Tes IELTS dan Wawancara
a. Shortlisting Briefing
Sekitar dua minggu sebelum tes IELTS dilakukan, biasanya akan ada briefing yang diberikan oleh pihak AAI di kota masing-masing. Informasi terkait briefing akan didapatkan melalui email. Pada saat briefing akan diberikan gambaran umum bagaimana tes dilakukan, baik tes IELTS maupun seleksi wawancara. Saya ingat waktu itu ada sekitar 55 orang (program S2 dan S3) yang masuk dalam shortlisting di Provinsi Aceh, dan kemungkinan hanya terambil setengahnya dari daftar tersebut. Pada kegiatan tersebut juga diundang 2 orang alumni penerima beasiswa AAS dari Aceh yang menceritakan pengalaman mereka mengikuti seleksi. Walaupun keadaan tiap orang mungkin akan berbeda, tapi briefing ini memberikan pencerahan akan gambaran umum terkait seleksi tahap dua ini. Oh ya, briefing juga jadi ajang perkenalan kita dengan peserta lain dari satu provinsi, paling tidak jadi bisa buat grup chatting dan saling update info satu sama lain. 

b. Tes IELTS
Bagi teman-teman yang belum akrab dengan tes IELTS, baiknya sudah harus mempersiapkan diri untuk mengenal bagaimana tipe soal dan cara penilaian tes IELTS. Teman-teman bisa belajar IELTS melalui kursus ataupun belajar mandiri. Pengalaman saya terkait belajar mandiri IELTS dapat dilihat disini.  Tes IELTS dan wawancara dilakukan sesuai dengan domisili pelamar (biasanya di ibukota provinsi), tetapi untuk pelamar S3 tes wawancara dengan JST Panel akan dilakukan di Jakarta. Bila teman-teman mendapatkan lokasi tes yang berbeda dengan domisili, maka pihak AAS akan menanggung biaya PP (dari dan ke tempat tujuan tes) serta memberikan subsidi untuk biaya akomodasi. Enak kan?
Oh ya, untuk teman2 yang memiliki hasil IELTS dengan jangka waktu tidak kurang dari tiga bulan (dari periode yang telah ditentukan AAS), maka tidak perlu mengikuti tes IELTS lagi.

Sekitar dua hari sebelum pelaksanaan tes IELTS, pihak AAI (melalui IALF) akan mengadakan briefing untuk memberikan informasi terkait pelaksanaan tes. Tujuannya agar peserta tes memiliki informasi yang sama dan tidak bingung pada saat hari H. Pada saat briefing, pihak panitia juga akan menjawab pertanyaan apapun yang dirasa masih belum jelas, contoh: apakah boleh membawa botol minum pada saat tes, apakah boleh membawa biskuit pada saat tes karena saya memiliki maag, dan seterusnya. 

Tips persiapan dan menghadapi tes IELTS: 
  • Kenali lokasi tes (waktu yang dibutuhkan untuk ke sana, gedungnya, dll).
  • Bawa ID yang sama dengan yang digunakan pada saat mendaftar tes.
  • Ikuti proses registrasi yang ditetapkan (misal, menitipkan tas).
  • Kondisikan tubuh (misal, untuk buang air kecil dan besar) ketika pelaksanaan tes.
  • Persiapkan diri sebaik mungkin, karena tes IELTS juga menjadi penentu kelulusan beasiswa AAS.
Oh ya, jangan lupa kalau teman-teman juga masih memiliki tes wawancara pada seleksi tahap dua ini. Jadi selain mempersiapkan diri untuk tes IELTS, mantapkan juga persiapan untuk tes wawancara dengan JST. Untuk pelamar S3, pengalaman saya pada waktu interview dengan JST panel dapat dilihat disini.

Bila teman-teman punya pertanyaan, silakan tinggalkan comment di bawah ya..saya akan jawab secepatnya 😊 . Sampai ketemu di postingan berikutnya!



Share This :
avatar

assalamualaikum

kak saya tertarik untuk mendaftar beasiswa AAS. kalau boleh tau syarat minimal toefl untuk mendaftar brp ya kak?

Terimakasih

Selasa, Desember 05, 2017
avatar
Amelia

Waalaikumussalam agustina dias,

Terkait syarat TOEFL, untuk pelamar master minimal nilai 525 (ITP) atau 69 (IBT) atau 5,5 (IELTS). Kalau kamu berasal dari fokus geografis maka ITP minimal 500. Sedangkan untuk pelamar PhD, TOEFL ITP minimal 550. Oh ya, jangan lupa update terus informasi pendaftarannya melalui website resmi beasiswa AAS. Semoga lancar ya!

Rabu, Desember 06, 2017
avatar

Halo kak, wktu ikut seleksi AAS berkas yg disiapkan apa aja?

Kamis, Januari 11, 2018
avatar
Amelia

Hi Safitri,persyaratannya sebetulnya ada di website. Bisa dibaca sendiri kok... ini ada aku copy-kan link nya ya... http://www.australiaawardsindonesia.org/content/34/12/supporting-documents?sub=true
Semoga lancar ya safitri!

Kamis, Januari 11, 2018
avatar
Jeje

halo kak, bisa bagi tips nya gak pengalaman kakak pas nyari info universitas yang mau kita tuju sesuai list AAS...?

Kamis, Januari 11, 2018
avatar
Amelia

hai jeje, boleh2...nanti coba aku buat postingannya ya.. tapi pada dasarnya,beasiswa AAS ini membolehkan kita untuk kuliah di seluruh universitas di Australia sesuai minat kita. Jadi memang jeje juga sudah harus pro-aktif untuk cari2 informasi universitas mana yang ingin dituju untuk lanjut studi.

Kamis, Januari 11, 2018
avatar
Anonim

Mb kalo persyaratan seperti ijazah, transkip nilai dan akta harus ditranslate dalam bahasa inggris kah??

Jumat, Januari 12, 2018
avatar
Amelia

Halo, betul sekali...harus di translate dulu, jangan lupa juga setelah itu di legalisir ya...persyaratan ini bisa kamu baca di handbook nya atau website nya AAS. Semoga sukses!

Jumat, Januari 12, 2018
avatar

Halo mba. Mau nanya nih soal translation. Apakah harus menggunakan penerjemah tersumpah yg direkomendasikan oleh foreign & commonwealth office? Apakah translate dan legalisir dr sworn translator sudah cukup atau translatenya kudu dilegalisir oleh kampus dan dukcapil etc? Oia selain ijazah, transkrip dan akta kelahiran, apa ktp jg perlu ditranslate? Makasi sblmnga

Kamis, Januari 25, 2018
avatar
Amelia

Hi Hera!
Terkait dokumen, tentunya harus disesuaikan dengan syarat yg diminta ya..seingat saya ijazah dan transkrip harus di terjemahkan. Untuk legalisirnya, bisa dilakukan di pihak kampus, maupun pihak notaris. Salah satu saja, hera. Mudah2an lancar ya! :)

Sabtu, Januari 27, 2018
avatar

Halo Mba, mau nanya. Untuk yang daerah GFA apakah harus sudah bekerja sebelumnya atau boleh freshduate? Lalu, apakah seluruh prosesi tesnya akan dilaksanakan di daerah asal atau seperti apa? Kebetulan daerah asal saya dari Papua, tapi sekarang lagi di Makassar dan memang lulusan dari kampus di Makassar. Soalnya tadi saya baca ada briefing dari pihak AAS nya sebelum tes IELTS dan wawancaranya. Mohon penecerahannya Mba. Terimakasih banyak.

Kamis, Februari 15, 2018
avatar
Amelia

Halo Irianto, dua2nya bisa melamar, baik yg freshgraduate maupun yg sudah ada pengalaman bekerja. Memang memiliki pengalaman akan lebih baik karena kita bisa menerapkan dan mengevaluasi apa yang ingin kita capai di pendidikan selanjutnya kan..tapi ya bukan jaminan juga bahwa yg freshgraduate tidak bisa diterima. Setahu saya tes IELTS dan wawancara bisa dipilih lokasi nya, kecuali untuk pelamar PhD yang akan di wawancara di Jakarta. Karena ada teman dari aceh yang ielts dan wawancara nya di Jakarta karena ybs sedang ditugaskan ke Jakarta waktu itu. Demikian, mudah2an dapat membantu. Semoga lancar ya!

Kamis, Februari 15, 2018
avatar

Halo, kak..
aku mau nanya. Kalau misal piagam-piagam gitu perlu di sertakan juga nggak? Terus kalau disertakan gitu, perlu di legalisir ke penerjemah tersumpah juga nggak? Terima kasih.. :)

Minggu, Februari 18, 2018
avatar
Amelia

Halo Rosanti,

Menurut saya, kamu cukup tulis di CV penghargaan2 (lengkap dengan periode dan kegiatannya) apa yang kamu dapatkan. CV tersebut nanti bisa kamu upload di bagian "supporting document" yang tersedia di website. Mudah2an lancar yaa..!

Senin, Februari 19, 2018
avatar

assalamualaikumkakak,, lon bingung nyoe apabila tanyoe tapileh yg daerah aceh (prioritas beasiswa) berarti tanyoe harus stay di aceh. sedangkan saatnyoe lon stay di luar daerah. na solusi kk? terimong geunaseh

Jumat, Februari 23, 2018
avatar
Amelia

waalaikumussalam fadlunriza, menurut saya ktp aceh menandakan bahwa kita memang domisili di aceh (walaupun tidak stay di aceh). Saya teringat waktu itu ada kawan ditempatkan di kementerian jakarta, tapi karena ktp nya masih aceh, jadi dia mendaftar dari aceh..dan bisa. Dari contoh itu rasanya sudah menjawab pertanyaan fadlunriza ya..mudah2an lancar beuh!

Jumat, Februari 23, 2018
avatar
Noerma Madjid

Assalamualaikum kak, mau nanya dong! kalo misal S1 di luar negeri, perlu penyetaraan ijazah ke dikti juga kah? (krn smua sudah translated in english).. trus kudu dapetin LOA dulu dari respective university atau engga ya?

terima kasih yaa.. :)

Selasa, Februari 27, 2018
avatar
Amelia

waaalaikumussalam Noerma, seingat saya tidak ada diminta penyetaraan dikti sih...huehehe. Mengenai LoA, AAS tidak mensyaratkan ada nya LoA untuk mendaftar. Kalaupun ada, kamu bisa masukkan itu di bagian supporting document. Semoga lancar ya!

Rabu, Februari 28, 2018
avatar

kalau begitu tidak perlu surat rekomendasi dari dosen strata pendidikan sebelumnya ya mbak?

Jumat, Maret 02, 2018
avatar
Amelia

Hi Tioni, kalau kamu mendaftar untuk PhD maka rekomendasi pembimbing thesis wajib disertakan. Tapi kalau untuk S2, saya rasa bukan syarat utama (kalaupun kamu punya rekomendasi, bisa disertakan dalam dokumen pendukung). Semoga lancar yaa..!

Jumat, Maret 02, 2018
avatar

Ka boleh dong minta alamat emailnya biar bisa tanya* dan sharing ka..?

Sabtu, Maret 03, 2018
avatar
Amelia

hi netta, kalo mau tanya2 bisa dari sini loh...kan sama aja..insha allah akan dijawab cepet deh..hehehe.

Sabtu, Maret 03, 2018
avatar
Anonim

Halo mba. Klo misalnya saya asal dr daerah prioritas; NTT, tp dah berdomisili, bekerja dan ber-KTP jakarta selama kurang lebih 10 tahun, apa masih terhitung sebagai pelamar dari daerah prioritas?

Rabu, Maret 07, 2018
avatar
Amelia

Halo juga,
Menurut saya gak bisa lagi ya karena ktp dan domisili juga sudah di jakarta, jadi apa yang bisa menandakan kalo kamu masih di NTT ya..

Rabu, Maret 07, 2018
avatar

Halo kak, mau tanya. Untuk ktp itu harus di translate tidak ya? Dan untuk tes TOEFL itu toefl institutional itu toefl itp itu bukan ya? Terima kasih.

Senin, Maret 26, 2018
avatar
Amelia

Halo juga,
Untuk ktp (seingat saya) tidak di translate. Untuk TOEFL bisa yang ITP atau IBT. Kalau yang prediction tidak dapat digunakan. Mudah2an lancar ya..

Selasa, Maret 27, 2018
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
avatar

hai Kak...
Apakah kita masih bisa melengkapi dokumen setelah submit apllication?

Selasa, Maret 27, 2018
avatar
Amelia

Hi cynthia,
Selama pendaftarannya masih dibuka (belum tutup tanggal), ya masih bisa melengkapi dokumen setelah submit. Tapi kalau sudah sampai pada waktu yang telah ditetapkan maka website akan otomatis tertutup dan prosesnya dianggap sudah selesai (menunggu pengumuman). Karena itu, disiapkan dari sekarang agar tidak melebihi deadline ya..mudah2an lancar!

Selasa, Maret 27, 2018
avatar

Hai Kak,
mau nanya dong. Untuk ijazah legalisir itu ijazah yang diterjemahkan terlebih dahulu ya? Misal Ijazahnya sudah bilingual apa perlu dilegalisir ya kak?
terima kasih :D

Senin, April 02, 2018
avatar
Amelia

Hi Indah,
Disesuaikan dengan syaratnya ya...kalau yang diminta ijazah legalisir, maka berikan yang sudah di legalisir oleh lembaga yang mengeluarkan ijazah tersebut atau notaris (pilih salah satu saja). Kalaupun ijazah sudah bilingual, berarti Indah copy terlebih dahulu dan dilegalisir. Demikian, mudah2an membantu.

Selasa, April 03, 2018
avatar

Halo Mba Amelia, thanks atas sharing2nya.. Mba, saya sedang proses mengisi aplikasi online di OASIS.. Untuk referensi, boleh tidak saya dikirimin contoh jawaban Mba terhadap 4 butir pertanyaan pokok mengenai kenapa memilih univ atau jur tertentu, kontribusi yg kita berikan setelah lulus nanti dll? Thanks sblmnya ya mba..

Jumat, April 06, 2018
avatar
Amelia

Halo Ranti,
Waktu apply tahun lalu, saya tidak menyimpan file untuk jawaban pertanyaan. Jadi saya memang langsung mengisi di website dan edit langsung disitu sampai mendekati deadline...hehe. Jadi mohon maaf saya tidak dapat mengirimkan jawaban kemarin ya, karena memang tidak ada. Saran saya, sesuaikan dengan kondisi ranti..pasti keadaan tiap orang kan berbeda..jadi ranti pun lebih menguasai jawaban pertanyaan tersebut...dan ini akan sangat berguna kalau ranti lolos dalam shortlisted nanti. Semoga prosesnya lancar ya ranti!

Jumat, April 06, 2018
avatar

Assalamualaikum kak amelia.salam kenal, q milya dari lombok ingin bertnya.
di OASIS, ada pertanyaan sperti ini
Give up to three examples of how you intend to use the knowledge, skills and connections you will gain from you schoolarship. possible tasks can be personal and/or professional.q kurang mengerti mksud pertnyaan ini.
tasks dsni mksudnya apa ya kak? Three examples itu atau gmna ya kak?

Sabtu, April 07, 2018
avatar
Amelia

Waalaikumussalam milya,
Pada pertanyaan tersebut, milya bisa jawab 3 contoh (atau minimal 1) dari hal2 yang akan milya lakukan selepas studi nanti. Dengan kata lain, setelah studi selesai dan berbekal pengetahuan, keahlian, dan kemampuan yang sudah didapatkan di Ausie nanti, apa yang akan milya lakukan? contohnya bisa secara profesional (di pekerjaan) maupun pribadi..pasti ada kan milya...nah, berikan contohnya. Demikian milya, mudah2an dapat membantu yaa...

Minggu, April 08, 2018
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
avatar

Assalamu'alaikum ibu, apa kabar?
nama saya ulfa ikhwani,mahasiswa ibu di fakultas ekonomi unmuha.
ibu kalau misalnya bahasa inggris ulfa pas-pasan,apa bisa ikut beasiswa ini bu?

Senin, April 09, 2018
avatar
Amelia

Waalaikumussalam Ulfa, kabar baik! Ulfa bagaimana kabarnya? iya, ibu ingat kok ulfa...terima kasih ya sudah berkunjung ke blog Ibu. Untuk pertanyaan Ulfa, Ibu pikir itu soal persiapan saja ya...Artinya, kalau score nya belum memenuhi syarat yang diperlukan, berarti Ulfa harus lebih mempersiapkan diri agar mencapai score yang dibutuhkan. Semua orang bisa kok Ulfa...yang terpenting semangat dan usaha ya..salam Ibu untuk teman2 lain di Unmuha!

Selasa, April 10, 2018
avatar

Alhamdulillah baik juga ibu,sama-sama ibu,hehe
semoga ibu selalu dalam lindungan Allah SWT, amin ya Rabb.
ulfa rencana mau apply beasiswa ini juga bu,utk beasiswa S2,Alhamdulillah ulfa baru saja sdah mendapatkan gelar sarjana ekonomi bu. baik ibu akan ulfa sampaikan salam ibu ke teman2 lain.
cuman ulfa ragu-ragu krna kemampuan bahasa inggrisnya pas-pasan bu.

Selasa, April 10, 2018
avatar
Amelia

Aamiin. Wah, selamat ya Ulfa, semoga ilmu nya berkah ya..saran Ibu, kalau memang score TOEFL nya belum memenuhi syarat, lebih baik persiapkan diri sebaik2nya sampai semua syarat terpenuhi. Setelah semua terpenuhi (sesuai syarat), baru Ulfa apply beasiswa ya..semoga sukses ke depannya Ulfa!

Selasa, April 10, 2018
avatar
Anonim

Hy kak...mau nanya nih untuk surat rekomendasi dari kampus apakah disatukan dalam pdf atau di pisah? soalnya saya punya dua surat rekomendasi dari kampus.
Dan untuk akta kelahiran apakah yg di scan itu harus aslinya atau hsrus di copy dulu? soalnya akta kelahiran saya sudah yang terbaru (bilingual) jd tdk perlu di translate lg.
Dan apakah KTP jg harus di copy dulu atau aslinya yg di scan?
mohon infonya kak...thanks :)

Selasa, April 17, 2018
avatar
Amelia

Hi juga,
1. Dipisahkan boleh, disatukan juga boleh. Saran saya, dipisahkan saja dan beri keterangan pada tiap file.
2. Di syaratnya apa perlu copy nya? kalau tidak, maka kamu bisa scan aslinya.
3. Seingat saya, dulu saya upload dokumen asli KTP.
Demikian, mudah2an dapat membantu yaa...

Selasa, April 17, 2018
avatar

Hallo mba... mau menanyakan kalau untuk PhD apakah bisa menggunakan LoA tahun lalu? Terimakasih

Jumat, April 20, 2018
avatar
Amelia

Halo juga, sebetulnya LoA tidak wajib karena memang bukan syarat kelengkapan ya...jadi kalaupun punya, itu bisa disertakan dalam dokumen pendukung (supporting document). Menurut saya yang lebih penting adalah kesediaan spv atau bukti komunikasi dengan spv di uni yang bersangkutan. LoA yang kamu miliki apakah masih berlaku atau tidak ya? karena bisa saja kamu memiliki LoA lama, tetapi spv tetap bersedia untuk membimbing (karena menunggu funding). Terlepas dari itu, LoA bukan syarat wajib beasiswa ini, sehingga bisa juga untuk tidak disertakan. Demikian, mudah2an dapat membantu.

Jumat, April 20, 2018
avatar
Anonim

Halo mbak,

Mbak saya mau nanya nih, mbak dulu waktu daftarnya online di OASIS? Dan apakah mbak juga dulu melengkapi berkas lagi untuk additional information for online application?
Saya bingung nih mbak, OASIS ID itu yang mana yah? Saya sudah submit form application saya di OASIS, tapi harus melengkapi lagi untuk additional information for online application, di australiaawardsindonesia.org.
Di e-mail saya tidak dijelaskan yang mana OASIS ID, cuma ada “Your Application (AAS1916xxx)”. Apakah itu OASIS ID saya mbak?
Mohon infonya, thanks.

Minggu, April 22, 2018
avatar
Anonim

Hallo mba, terimakasih atas jawaban mengenai LoA di atas, nah itu mba.. saya belum mendapatkan korespondensi terbaru lagi dengan supervisor saya di tahΓΊn ini. Apakah memungkinkan apabila saya kembali apply than ini dengan melampirkan koresponden dg supervisor dan LoA yang saya dapatkan di tahΓΊn lalu untuk apply di tahun ini? Terimakasih.

Senin, April 23, 2018
avatar
Amelia

Halo juga, sebaiknya memang yang terbaru ya...tapi dicoba aja dulu dilampirkan dokumen tersebut, kalaupun nanti masuk shortlisted berarti harus dijelaskan kenapa tidak ada komunikasi terbaru dengan prospective supervisor. Demikian, mudah2an membantu.

Senin, April 23, 2018
avatar

Halo mbak Amelia,

Mbak waktu melengkapi berkas untuk Additional Information for Online Application, masuk dimana yah?
Saya bingung, apakah harus masuk di australiaglobalalumniindonesia.org/web/login seperti yang ada di videonya atau masuk di australiaawardsindonesia.org kemudian pilih Long Term Awards dan masuk di How to Apply dan kemudian memilih link yg sdh tersedia?
Terima Kasih

Selasa, April 24, 2018
avatar
Amelia

Halo Marcelina Sulle,
Bukan masuk di global alumni, karena itu link untuk group alumni. Untuk additional information, seperti yang kamu jelaskan di option ke 2. Saya rasa pada petunjuk persyaratan sudah ada link yang tersedia kan ya? dan seingat saya itu australiaawardsindonesia.org. Demikian, mudah2an membantu.

Selasa, April 24, 2018
avatar

Terima kasih mbak Amelia atas infonya, benar-benar sangat membantu.

Selasa, April 24, 2018
avatar

kira-kira pengumuman peserta yg lolos tahap dokumen biasanya bulan apa mbk?

Rabu, April 25, 2018
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
avatar
Amelia

Hi Baiq,
Seperti yang sudah saya share di posting ini, pada tahun lalu, pengumuman lolos tahap dokumen diinformasikan melalui email sekitar pertengahan Juni (lihat gambar di postingan). Tahun ini bisa saja berubah ya...tapi seingat saya, tidak banyak perubahan dari periode2 sebelumnya.

Rabu, April 25, 2018
avatar
Amelia

Sama2 Marcelina Sulle, saya hanya sharing pengalaman saja. Mudah2an lancar selalu ya..!

Rabu, April 25, 2018
avatar
Anonim

Mbak kalau sudah submit untuk additional information for online application di australiaawardsindonesia.org, apa masih bisa untuk resubmit lagi di link australiaawardsindonesia.org jika ada data yang kurang?
mohon infonya, thanks

Rabu, April 25, 2018
avatar
Amelia

Halo,
maaf saya tidak terlalu ingat detailnya untuk link additional information. Coba dilihat kembali apabila ada menu untuk menghapus data sebelumnya. Tapi jika tidak tersedia, maka data yang sudah disubmit menjadi final. Demikian, mudah2an membantu.

Kamis, April 26, 2018
avatar

kak saya mau tanya
saya sempat menjadi PTT (pekerja tidak tetap) tapi saya tidak mengurus surat pengalaman kerja, apakah tidak apa2 juka saya cantumkan di dalam cv saya kalau saya mempunyai pengalaman kerja ? terima kasih

Kamis, April 26, 2018
avatar
Amelia

Halo Ria Febriana,
Menurut saya, tidak apa2. Selama itu relevan dengan apa yang kamu tuju, silakan dicantumkan. Kalaupun ada surat atau dokumen lain tentang pekerjaan itu, menurut saya itu untuk penguat saja. Demikian, mudah2an membantu.

Kamis, April 26, 2018
avatar

terima kasih kak 😊😊😊😊😊

Jumat, April 27, 2018
avatar

Saya ingin mendaftar program PhD, tetap saya baru TOEFL tanggal 16 Mei, apakah secara otomatis saya tidak memenuhi syarat?, padahal Di aplikasi disediakan menu kapan Akan test kapan

Jumat, April 27, 2018
avatar
Amelia

Hi Siti Chalimah,

Kalau toefl nya baru 16 mei, berarti masa pendaftarannya sudah tutup dong mbak? di aplikasi memang tersedia menu seperti yg mbak sebutkan, tapi pastinya juga sebelum pendaftarannya tutup. Apa tidak ada toefl sebelumnya mbak?

Sabtu, April 28, 2018
avatar

Hai kak, persyaratan minimal IPK berapa ya kak?

Kamis, Mei 10, 2018
avatar
Amelia

Hi Nobi Aprilia,
Sebagai informasi, pendaftaran beasiswa ini untuk 2018, sudah ditutup ya.. untuk persyaratan, dll sebetulnya nobi bisa lihat lebih lengkap di website nya.
http://www.australiaawardsindonesia.org/content/158/12/general-requirements?sub=true

Demikian, mudah2an membantu.

Jumat, Mei 11, 2018
avatar

Hai mba. Saya berencana untuk cona beasiswa AAS untuk S2, tapi sekarang saya msh dlm tahap penyelesaian skripsi S1. Mau nanya dong mba, mba dulu waktu S1 banyak ikut organisasi gak? Dn apakah itu menjadi salah satu pertimbangan khusus yang dibutuhkan dalam proses pendaftaran? Karena selama saya kuliah S1 saya ga mengikuti organisasi apapun di kampus tapi beberapa kali mengikuti kegiatan2 diluar kampus (tingkat nasional dan internasional).
Mohon pencerahan nya ya mba, terimakasih.

Sabtu, Mei 19, 2018
avatar

Oya mba, rencananya saya mau coba untuk penerimaan tahun depan sih. Karna kalo tahun ini kan udah tutup hehe

Sabtu, Mei 19, 2018
avatar
Amelia

Hi Nora Saldia,
Saya rasa, semua kegiatan positif yang kita lakukan selama masa studi di dalam atau di luar kampus (baik itu organisasi, pertukaran pelajar, seminar, dll) akan menjadi pertimbangan bagi pihak terkait. Konteks disini tidak hanya beasiswa, tapi juga pemberi kerja misalnya. Jadi, selama masih ada kesempatan, sebanyak2nya cari pengalaman positif ya, dan jangan lupa tuliskan itu di cv. Semoga sukses!

Sabtu, Mei 19, 2018
avatar

Hai mbak Amelia, thanks for sharing.. saya juga salah satu applicant untuk AAS 2019 intake. saya sekarang dalam masa penantian untuk tahap selanjutnya.. boleh tau tips2 selama masa penantian gini pengalaman mbak seperti apa? soalnya sekarang yg saya alami berasa tegang, harap-harap cemas, n ga bisa dipungkiri kadang kebawa mimpi.. hehe lebay sih, tp itu yang saya alami. walaupun makin lama perasaan "lebay" itu mulai terkikis oleh waktu.
Oh iya, adakah WA group untuk bertukar informasi (sangat diharapkan untuk pendaftar AAS 2019 intake seperti saya) yang mbak ketahui? boleh dong ikutan gabung.. minimal secara psikologis membantu mengurangi beban kecemasan.. hehe "lebay" lagi. Terima kasih sekali lagi.. God bless you..

Senin, Mei 28, 2018
avatar
Amelia

Hi Putri,

Saya minta maaf terlambat sekali membalas pertanyaan kamu. Entah kenapa tidak ada notifikasi yang datang untuk comment di blog (biasanya ada), jadi tidak tahu kalo ternyata ada pertanyaan baru.

Bagaimana hasilnya putri? biasanya bulan agustus ini sudah seleksi wawancara dan ielts, dan tinggal menunggu hasil. Hmm...saya rasa wajar sekali kalo berasa tegang ya..tapi ya kita yakin bahwa banyak jalan menuju beasiswa..hehehe, kalaupun Putri tidak lolos tahun ini, mungkin saja tahun depan, atau dari beasiswa lain..iya kan?
Dulu saya gabung chat grup di telegram, link nya tahu dari teman2 juga di grup lain (telegram juga), biasanya memang akan ada saja teman2 yang sudah gabung duluan dan akhirnya share link nya.
Semoga jawabannya membantu ya Putri!

Kamis, Agustus 02, 2018
avatar
fauzan

Halo Mbak, terima kasih untuk infonya. Sewaktu intake Mbak dulu, berapa lama setelah interview hasilnya diterima? Terima kasih atas informasinya. Semoga dilancarkan selalu studynya Mbak.

Kamis, Agustus 16, 2018
avatar
Amelia

Halo fauzan, karena dulu saya interview masih gelombang pertama (bahkan hari pertama saat jadwal interview di mulai..hehe), jadi kira2 satu bulan setelah itu pengumumannya di terima. Biasanya bulan agustus (tapi kurang paham di minggu ke berapa), pengumumannya sudah ada ya..ditunggu saja emailnya, semoga sukses!

Sabtu, Agustus 18, 2018
avatar

Halo mbak, mau tanya untuk pendaftaran S2, apakah kita sudah harus menyiapkan proposal tesis? Harus berapa persen selesai kalo memang harus disertaskan? Oiya, untuk mendapatkan komunikasi dengan supervisor, pengalaman mbak dulu bagaimana?
Thank you in advance, mbak..

Jumat, Agustus 24, 2018
avatar
Amelia

Halo Gebie, untuk S2 tidak perlu menyiapkan proposal tesis, kecuali kalau memang Gebie akan melakukan riset selama masa studi. Untuk komunikasi dengan supervisor, bisa dimulai dengan melihat profil mereka di universitas yang kita minati. Jika kira2 cocok dengan bidang kita, maka komunikasi melalui email bisa dimulai. Untuk pengalaman lebih lengkap, Insha allah akan saya tulis di postingan berikut nya. Semoga sukses Gebie!

Sabtu, Agustus 25, 2018
avatar

Baik, terima kasih mbak. Waktu melakukan tes IELTS untuk AAS kemarin di mana mbak? Apa ada tempat khusus yang mengharuskan kita mengambil tes di sana yg bekerjasama dengan beasiswa AAS ini?

Minggu, Agustus 26, 2018
avatar
Amelia

Hi Gebbie,
Ketika akan apply AAS, tidak ditentukan tempat khusus untuk melakukan tes IELTS (Yang terpenting, lembaga nya memang resmi untuk mengadakan tes IELTS). Tapi ketika lolos seleksi I AAS, maka IELTS akan dilakukan di IALF Jakarta atau di daerah masing2 yang sudah ditentukan tempat dan tanggalnya.

Senin, Agustus 27, 2018
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
avatar

Wah gitu ya. Baik, terima kasih banyak mbak. Sangat bermanfaat sekali postingan ini.Sukses selalu yaa. Next saya mau tanya-tanya lagi, semoga nggak bosen ya mbak hehee

Senin, Agustus 27, 2018
avatar
Amelia

aamiin...sama2 gebie, sukses juga ya!

Senin, Agustus 27, 2018
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
avatar

Halo mba Amelia, saya Atina, berencana Apply AAS Tahun depan.
Mba amelia sebelumnya pernah cerita bahwa kita bisa gabung di Group WA / medsos lain. Bolehkah saya mendapatkan ID / nomornya utk bisa gabung di group tersebut? agar memperoleh info update seputar AAS. Terima Kasih, salam sukses buat mba Amelia

Senin, Oktober 29, 2018
avatar
Amelia

Halo juga Atina,

Jika atina menggunakan telegram, atina bisa langsung cari grup nya dengan menggunakan menu "search", karena biasanya grup nya terbuka untuk umum. Kalau di WA, saya dulu mendapatkan link nya dari teman. Tapi perlu di ingat bahwa grup nya (biasanya) akan terbatas untuk periode tertentu, maksud saya..grup yg saya ikuti waktu itu berisi teman2 yg apply pada 2017 (untuk 2018). Tentu nya grup ini sudah tidak relevan lagi kalau saya berikan link nya ke Atina. Jadi baiknya Atina search melalui grup2 chat beasiswa atau terkait dengan itu. Semoga lancar2 ya atina!

Selasa, Oktober 30, 2018
avatar

Halo ka, terima kasih info nya sangat menginspirasi.. Ka, saya mau bertanya, saya tertarik untuk ikut beasiswa, tapi saya tidak punya prestasi tingkat nasional,dsb. Pengalaman kerja masih sedikit karena baru lulus, kira2 ada kesempatan lolos gak ya ka?

Senin, November 05, 2018
avatar
Amelia

Halo juga,
banyak juga temen2 AAS yang tidak punya prestasi nasional, dll kok..jadi gak usah kecil hati. Kalau menurut saya, yang menjadi target/tujuan program ini adalah orang2 yang bisa berkontribusi nyata untuk pembangunan Indonesia(dan itu terlihat dari apa yg kamu lakukan saat ini dan rencana ke depannya). Selamat berjuang ya...semoga lancar!

Senin, November 05, 2018
avatar

Halo mba amel, mba mau nanya apakah akta kelahiran harus ditranslate ke bahasa inggris? dan untuk recommendation letter atasan di tempat kerja saja cukup atau perlu ditambahkan dari dosen sewaktu kuliah sebelumnya juga?
terima kasih sebelumnya mba

Rabu, November 07, 2018
avatar
Amelia

Halo juga Putri,
Lembaran akte kelahiran ku kebetulan sudah ada bahasa Inggris nya, seperti nya akte kelahiran sekarang memang sudah dilengkapi bahasa Inggris, jadi tidak perlu di translate lagi.
Untuk surat rekomendasi, gunakan format yang sudah disiapkan oleh AAS ya..jadi pemberi rekomendasi tinggal menjawab saja pertanyaan/informasi yg dibutuhkan oleh AAS. Mudah2an membantu yaa...semoga lancar!

Rabu, November 07, 2018
avatar

Assalamu'alaikum ibu.
ini saya ulfa ikhwani mahasiswa ibu di fakultas ekonomi UNMUHA.
ibu tolong direkomendasikan tempat translate dokumen ke dalam bahasa inggris di sekitaran Banda Aceh?

Jumat, November 30, 2018
avatar
Amelia

Waalaikumussalam Ulfa,

Apa kabar? Ulfa mau translate dokumen apa? Lembaga bahasa Unsyiah rasa nya punya layanan ini, tapi mungkin Ulfa harus legalisir lagi ke notaris.

Jumat, November 30, 2018
avatar

Alhamdulillah kabar baik bu, kalau ibu bagaimana kabarnya?
Mau translate dokumen akte kelahiran sama ijazah untuk ikut beasiswa AAS tahun depan bu.

Minggu, Desember 02, 2018
avatar
Amelia

Halo Ulfa, kabar saya dan keluarga baik alhamdulillah.
a) Sepengalaman saya, akte kelahiran saya perbarui (lembarannya) di disdukcapil karena perlu juga keterangan dalam bahasa Inggris untuk melanjutkan sekolah.
b) Kalau untuk ijazah, coba tanya ke biro akademik kampus dulu Ulfa, setelah di terjemahkan baru bawa ke notaris untuk legalisir.
Semoga lancar2 ya...!

Senin, Desember 03, 2018
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
avatar

Alhamdulillah, semoga ibu dan sekeluarga selalu dalam lindungan Allah.
Baik ibu.
Amin ya Allah.
Kalau untuk hasil test toefl bisa pakai yang ITP?

Selasa, Desember 04, 2018
avatar
Amelia

Ya Ulfa, bisa pakai ITP.
Nanti di update kembali persyaratan nya ya..trims,

Selasa, Desember 04, 2018
avatar
Ari

Halo mbak, meneruskan pertanyaan ini...spv thesis saya sudah pensiun, maklum s2 sy udah 13an tahun lalu. Kalau seperti ini bagaimana ya? Terimakasih

Jumat, Januari 11, 2019
avatar
Amelia

Halo juga Ari,
Kalau menurut saya, selama beliau masih bisa memberikan referensi, maka hendaknya tetap digunakan. Tetapi jika kondisi nya lain, saya akan minta referensi kepada orang (dari kampus) yang sangat mengerti tentang thesis kita. Misalnya, dosen lain yang Ari kenal baik.
Jika Ari ragu2, hendaknya dapat menanyakan hal ini ke pihak AAS ketika periode pendaftaran beasiswa dibuka.
Demikian, mudah2an dapat membantu, semoga lancar Ari!

Jumat, Januari 11, 2019
avatar

Hi mba amelia. Salam kenal. Thanks for sharing.

I just want to double check, untuk AAS, score ielts yg disyaratkan tahun ini 5.5

Tapi di alur pendaftarannya bakal ada interview dan tes ielts lagi? Jika kita sudh hold ielts score apakah memang harus tes ielts lagi? Pls advice mba

Thanks ��

Minggu, Februari 17, 2019
avatar
Amelia

Halo juga Dorotea,

Ya, memang ada tes (ielts dan interview) setelah aplicant masuk dalam shortlisted (lulus pada seleksi adm). Sepengalaman saya (ini bisa jadi berubah terkait aturan), peserta tidak perlu mengikuti tes ielts lagi apabila score ielts yang disertakan dalam aplikasi masih dalam jangka waktu 3 bulan. Tetapi bila lebih, maka ybs akan mengikuti tes lagi dengan biaya ditanggung oleh pihak AAS. Hal ini akan diinformasikan juga oleh pihak AAS Indonesia (setelah kita dinyatakan lolos seleksi adm). Demikian, mudah2an dapat membantu ya.. :)

Selasa, Februari 19, 2019
avatar
Anonim

Salam bu Amel. Sy sdh submit dokumen AAS di OASIS sesuai dg yg diminta untuk yg legalisir dan translation. Namun, waktu sy upload d AAI, sy malah upload yg aslinya + translation (sy br ngeuh kalau yg dminta trnyata copy legalisir juga). Awalnya saya kira yg asli krn bkn "copy of certified" tp "certified" oh, sy pikir asli. Bagaimana ya, apakah lgsg rejected by system kalau seperti itu? ��

Kamis, April 18, 2019
avatar
Amelia

Waalaikumussalam, saya ingat ada beberapa teman awardee yang upload dokumen asli untuk persyaratan. Jadi menurut saya, tidak masalah mengupload dokumen asli. Terlebih jika kamu lolos, pihak AAS akan melakukan verifikasi dokumen2 tersebut. Demikian, mudah2an membantu.

Sabtu, April 20, 2019
avatar

Bismillah....
Thanks for sharing kak, sungguh sangat bermanfaat. Semoga bermanfaat dan barokah ilmu nya ya.
Need to ask ni, Untuk menunggu hasil administrasi kira-kira berapa lama ya?
baru-baru ini close tgl. 30 April 2019, kira-kira kapan yah pengumumannya? then, kan kalau misal lolos administrasi untuk yg S3 katanya di cover yah flight dari daerah asal ke jakarta, nah apakah itu nanti termasuk akomodasi selama kegiatan?

Jazakillah Khoir

Rabu, Mei 08, 2019
avatar
Amelia

Salam mas wahyudin,

Kalau pengalaman saya dulu, pertengahan Juni sudah ada pengumuman melalui email (bisa lihat postingan saya yang lain mengenai pengumuman).

Untuk peserta dari luar Jakarta (baik S2 atau S3) memang akan dicover biaya transportasinya (PP) oleh pihak AAS. Sedangkan untuk akomodasi, kita akan diberikan subsidi biaya. Kedua komponen biaya tersebut akan diganti dengan sistem reimbursement.

Demikian, mudah2an dapat membantu.

Rabu, Mei 08, 2019
avatar

Assalamu'alaikum mba. Kalau saya dari diploma bisa gak daftar AAS ke S1

Sabtu, Agustus 03, 2019
avatar
Amelia

Waalaikumussalam. Saat ini beasiswa yang tersedia adalah untuk studi lanjut S2 dan S3, mudah2an info nya membantu ya. :)

Minggu, Agustus 04, 2019
avatar

Hai kak, keemarin saya berkesempatan untuk mengikuti seminar beasiswa AAS. Nah, kalau tidak salah kaka diatas mencantumkan group para pelamar. Biasa nya bagaimana cara bergabung dengan grup tersebut? Kemudian untuk tes ITP yang di anjurkan adalah ITP daru ETS. Nah kalau kita daftar ITP kampus setempat, misal ITP Unsyiah. Apa diperbolehkan? Terimakasih

Rabu, November 06, 2019
avatar
Amelia

Halo juga!
1) Betul, kami dulu ada group AAS applicant via telegram. Dulu, saya bergabung ke grup itu pun via link dan dari ngobrol2 sesama teman yang mendaftar. Saya yakin di tahun ini juga pasti akan ada grup nya, tinggal menunggu waktu saja kapan bergabung ke group chatnya..hehe, jadi sering2 tukar informasi dengan teman sesama applicant yaa..
2) Lembaga Bahasa Unsyiah juga menyediakan tes ITP yang di approve ETS. Bisa di cek informasinya ke lembaga bahasa Unsyiah ya...biasanya, tanggal tes sudah terjadwal dengan baik. Kalau mau lebih yakin, ketika mendaftar, tanyakan dulu dengan Bapak/Ibu petugas apakah ITP test yang diikuti di approve oleh ETS. Sementara itu, yang tidak diperbolehkan adalah ITP yang dilaksanakan secara lokal, misal ITP Prediction oleh kampus/lembaga tertentu.

Demikian, mudah2an jawabannya membantu yaa :)

Kamis, November 07, 2019
avatar

mau nanya jg dong mba, klo ijazah dan transkip nilai sudah ditranslate dan dilegalisir, ijazah dan transkip aslinya harus diupload juga kah> atau hanya translate nya saja?

Senin, Januari 13, 2020
avatar
Amelia

Hi Bachtiar,

Mohon dilihat kembali ke persyaratan yang diminta ya..seingat saya dulu, saya hanya upload dokumen yang di translate (dan sudah di legalisir). Ijazah dan transkrip asli akan diverifikasi kembali oleh pihak AAI ketika kamu sudah dinyatakan lolos menjadi awardee. Demikian, mudah2an membantu.

Kamis, Januari 16, 2020
avatar
Putra

Hallo ibu, saya punya score TOEFL nggak jauh beda dari persyaratan yakni 527, Apakah mungkin saya bisa lolos ke tahap shortlisted ya bu?

Minggu, Februari 23, 2020
avatar
Amelia

Halo juga Putra,
Kalau sudah memenuhi syarat, kemungkinan untuk lolos pasti ada. Tapi perlu diingat bahwa score TOEFL adalah salah satu dari beberapa point persyaratan. Jadi untuk lolos shortlisted, haruslah memenuhi semua persyaratan (misalnya dokumen, essay, dll). Mudah2an lancar selalu proses beasiswanya ya Putra, semangat!

Senin, Februari 24, 2020
avatar
Anonim

Assalamualaikum Bu Amel,

saya Vonna temannya Fidel (UTS Sydney) yang tadi nanya2 scr tdk langsung ke Ibu via WA. Mau nanya lagi dong Bu,
1. Kalau melamar untuk S3, ijazah yg diperlukan dari S1 dan S2 atau cukup ijazah S2 saja?
2. Berdasarkan hasil baca2 pertanyaan teman2 di blog Bu Amel, sepertinya ijazah atau trankrip yang perlu diunggah itu adalah yang versi bahasa inggris dan sudah terlegalisir. Apakah benar seperti itu Bu? Kalau kita juga mengunggah ijazah dan transkrip yang asli apakah terlalu berlebihan?
3. Saya juga membaca bahwa untuk surat rekomendasi templatenya sudah disiapkan oleh pihak AAS, apakah Ibu bs membantu kami untuk mengakses link template tsb.
4. Apakah untuk Referee Report AAS juga menyediakan templatenya?
5. Salah satu dokumen yang tercantum dalam daftar yang harus diunngah adalah Letter of Offer, apakah itu dokumen wajib?
6. Untuk List of publications, kalau sudah dicantumkan di dalam CV, apakah masih perlu untuk diunggah secara tersendiri?

Terimakasih untuk bantuannya Bu Amel, semoga lancar studinya disana.

Kamis, Februari 27, 2020
avatar
Amelia

Assalamualaikum Vonna,
Berikut jawaban yang dapat saya berikan..tapi mohon di cek kembali handbook atau persyaratan untuk tahun ini karena siapa tahu ada perubahan.
1. Seingat saya, untuk pelamar PhD, AAS mensyaratkan untuk upload ijazah S1 dan S2. Mohon dibaca kembali handbook beasiswa AAS untuk tahun ini.
2. Iya betul, yang sudah dilegalisir. Dokumen asli akan di verifikasi setelah kita dinyatakan lolos sebagai awardee. Kalaupun mengunggah yang asli, saya rasa tidak berlebihan, karena ada kawan yang upload dokumen asli. Kondisi ini kembali lagi pada persyaratan yang diminta, kalau diminta yang legalisir berarti upload yang legalisir.
3 & 4. Rekomendasi dan referee report. Seingat saya, ini adalah hal yang sama dan memang benar AAS sudah menyediakan format tersendiri untuk keperluan ini. Kalau tidak salah, link atau dokumen tersebut bisa didapat pada saat mengisi aplikasi. Mohon dibaca kembali handbook atau persyaratan beasiswa AAS untuk tahun ini.
5. Tidak diwajibkan. Tetapi untuk PhD applicant, wajib menyertakan komunikasi dengan calon supervisor. Kalaupun Vonna memiliki letter offer, boleh saja di upload, tetapi sekali lagi, AAS tidak mewajibkan adanya dokumen ini.
6. Kalau memang ada pertanyaan aplikasi untuk menyebutkan atau menyertakan list of publicatons, ya berarti harus diisi atau di upload. Karena aplikasi nya akan online dengan banyaknya jumlah pelamar beasiswa, jadi alangkah baiknya jika memang menyertakan setiap dokumen yang DIMINTA untuk membantu pihak AAI memeriksa kelengkapan persyaratan.
Demikian jawaban saya, mudah2an dapat membantu. Sekali lagi, mohon di cek kembali handbook atau persyaratan yang diminta yaa..semoga lancar proses beasiswanya!

Demikian jawaban

Jumat, Februari 28, 2020
avatar
Anonim

Terimakasih banyak jawabannya Bu Amel, sangat membantu :)

Jumat, Februari 28, 2020
avatar

Terima kasih Ibu Amelia, jawaban Ibu sangat jelas dan membantu saya.

Rabu, Maret 11, 2020
avatar
Erwin

Halo ibu, saya mau tanya tentang form referee report dari AAS yang perlu diisi oleh dosen, apakah form tersebut harus ditulis dengan tangan atau diketik dengan komputer ?

Senin, April 06, 2020
avatar
Amelia

Halo Erwin,
Walaupun tidak diminta secara khusus, menurut saya lebih baik diketik untuk menghindari ketidakjelasan huruf, tanda baca, dll. Tapi jika tulisan tangan jelas terbaca, ya boleh2 saja.
Demikian, mudah2an dapat membantu.

Selasa, April 07, 2020
avatar
Erwin

Terima kasih atas jawaban yang sangat membantu, jika dari pengalaman ibu, form referee report punya ibu juga diketik ?

Selasa, April 07, 2020
avatar
Amelia

Hi Erwin,
kebetulan saat itu referee memberikan saya report yang telah diketik. Saran saya, sebelum beliau mengisi report, baiknya diskusikan terlebih dahulu opsi yang ada (tulis tangan vs ketik). Erwin juga bisa minta ijin dan bantu ybs untuk mengetik (menyalin ulang) report yang telah diisi, tentunya jika referee tidak keberatan.
Semoga lancar2 ya proses beasiswa nya!

Rabu, April 08, 2020
avatar
Erwin

Terima kasih banyak atas bantuannya, salam sukses (li)

Rabu, April 08, 2020
avatar

Assalamu'alaykum Ibu Amel.
Saya sedang dalam proses pengisian di OASIS.
Saya sekarang berniat mendaftar untuk program master. Saya masih sedikit bingung untuk berkas-berkas berikut ini apakah wajib saya sertakan? (Letter of Offer, Referee Report, Recomendation Letter)
Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas waktu dan jawaban dari Ibu :)

Jumat, Mei 29, 2020
avatar
Amelia

Waalaikumussalam Vickry,
Seingat saya pada OASIS terdapat list dokumen apa saja yang harus disertakan. Jadi utama nya, penuhi dahulu dokumen2 yang diminta. Sedangkan untuk dokumen lain yang ingin kamu sertakan, bisa saja di upload dengan memberikan keterangan tambahan. Demikian, mudah2an lancar proses aplikasinya ya!

Senin, Juni 01, 2020
avatar

hai kak, saya ada pertanyaan. apakah ijazah dan transkrip harus diterjemahkan kedalam bahasa inggris oleh kampus? apakah diterima ijazah dan transkrip yang diterjemahkan oleh sworn translator/penerjemah tersumpah? terima kasih banyak

Rabu, Juni 24, 2020
avatar
Amelia

Hi Yusuf,
Kedua nya saya pikir boleh saja (baik diterjemahkan pihak kampus ataupun penerjemah tersumpah). Yang harus dipastikan adalah dokumen2 tersebut dilegalisir (dinyatakan sama seperti asli nya). Ketika kamu lolos sebagai awardee, pihak AAI akan memeriksa kembali dokumen2 tersebut. Demikian, mudah2an membantu.

Kamis, Juni 25, 2020
avatar
Anonim

Assalammualaikum, kak, kalo untuk bidang studi lain,, misalnya bidang studi bahasa inggris bagaimana? Apakah masih bisa mengikuti beasiswa?

Sabtu, Oktober 10, 2020
avatar
Amelia

Waalaikumussalam,
Tentu saja bisa. Proses pendaftaran dan seleksi akan sama untuk semua bidang studi, jadi di coba yaa..mudah2an lancar selalu!

Senin, Oktober 12, 2020
avatar

assalamualaikum..mba, sy Leli. terimakasih atas tulisan2 mba..mantap sekali. sy juga insaallah akan ikut aas tahun ini untuk PhD, intake 2022. pertanyaan sy, apakah diaplikasi form diwajibkan kita mencantumkan jurnal yg udah publish international?selanjutnya, untuk rekomendasi, wajib dari atasan juga kah? atau cukup dari Supervisor S2?sy juga dosen disalah satu univ indo. hatur nuhun mba..sehat2 buat mba dan keluarga

Selasa, Januari 12, 2021
avatar
Amelia

Waalaikumussalam mbak Leli,

Aamiin, terima kasih mbak. Berikut saya coba jawab pertanyaan mbak ya..
1. Seingat saya, list of relevant publication disertakan sebagai dokumen tambahan. Kalau memang mbak Leli sudah memiliki publikasi baik nasional/internasional, baik sekali jika disertakan pada formulir aplikasi beasiswa.


2. Sebetulnya rekomendasi yang wajib disertakan adalah dari pembimbing S2. Tetapi, saya menyertakan juga rekomendasi dari atasan sebagai bentuk tanggung jawab saya kepada institusi. Artinya, apapun yang saya lakukan (termasuk rencana melanjutkan studi) sudah didiskusikan/diketahui oleh atasan. Karena itu saya menyertakan 2 rekomendasi (dari pembimbing S2 dan atasan).

Demikian mbak, mudah2an dapat membantu. Sehat2 juga dan semoga mbak Leli lancar juga proses beasiswanya yaa..

Rabu, Januari 13, 2021
avatar

Amiin YRA...
hatur nuhun pisan mba atas jawabannya, sudah sangat jelas sekali.
lancar ya mbaa studinya, aamin
semangat selalu mbaa :)

Rabu, Januari 13, 2021
avatar
Kemuning

Selamat siang, mohon maaf mau bertanya terkait berkas. Di handbook ada keterangan bahwa ijazah dan transkrip harus berupa "certified copy", tetapi di website ada keterangan "Photocopies of certified documents will not be accepted." Kalau dari tahun-tahun sebelumnya, mana yang betul ya? Apakah kami perlu upload fotokopian berkas yang sudah dilegalisir atau berkas originalnya? Terima kasih

Senin, Februari 01, 2021
avatar
Amelia

Halo Kemuning,
Certified copy maksudnya adalah dokumen fotokopi yang dilegalisir (legalisir cap basah). Tetapi bukan dokumen yg dilegalisir trus di fotokopi ya... Kalimatnya memang mirip..tapi berbeda artinya :)
Pengalaman waktu saya mendaftar, saya upload dokumen fotokopi yang dilegalisir. Demikian, mudah2an dapat membantu ya..

Senin, Februari 01, 2021