ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00-IDBLANTER.COM
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00
BLANTERWISDOM101

Pengalaman Seleksi dan Lolos Beasiswa Australia Awards Scholarship (3)

Tuesday, October 31, 2017
Salam!

Di postingan lalu, kita sudah bahas tentang seleksi (tahap) pertama dari beasiswa ini yaitu seleksi administrasi. Secara singkat, saya sertakan lagi penjelasan tentang tahapan tersebut ditambah dengan seleksi (tahap) kedua nya. 

1. Tahap pertama: Seleksi administrasi. 

Semua dokumen yang diminta di upload (secara online) melalui website yang telah ditentukan. Ingat ya, dokumen yang kita upload harus sesuai dengan yang diminta. 

Perhatikan juga jawaban kita terkait pertanyaan tentang rencana studi, alasan, dan kontribusi (pertanyaan ini ada dalam formulir). Jangan terlalu bertele2 (muter2), to the point saja dengan menggambarkan keadaan/situasi kita yang sebenarnya (jangan bohong juga ya...).

Kalau bisa, gabung deh dengan grup2 chatting atau forum (wa/line/telegram/kaskus/apa aja) yang memang punya minat sama untuk melamar beasiswa ini. Menurut saya, grup ini menambah pengetahuan kita, sekaligus juga sebagai forum sharing info sesama pelamar. Tidak perlu bingung kalo orang2 ngomong nya lain2, karena acuan kita tetap informasi resmi dari website AAS ya.. :) 

Tips :  
  • Upload dokumen secara mencicil, contoh : jangan baru upload satu hari sebelum deadline untuk menghindari server yang down karena banyaknya peminat yang mengakses website tersebut. Pengalaman saya waktu ikut tahun 2017, server down dua hari (kalo gak salah) sebelum deadline. Paniiikkk bangeeet...karena sebenarnya saya sudah mencicil dokumen2 yang diperlukan, jadi sayang banget kalo emang gak jadi daftar kan. Ternyata, memang servernya yang down dan itu dialami oleh semua peserta, akhirnya ada perpanjangan waktu pendaftaran.

Kalau tahapan ini sudah diselesaikan, ya tidak ada yang bisa kita lakukan selain berdoa. Usaha nya kan udah, jadi pasrah saja atas hasil yang nanti akan di dapat. Jujur, saya berusaha untuk "tidak terlalu berharap" untuk semua beasiswa yang saya ikuti. Karena bisa bikin stress kalo ternyata tidak sesuai harapan (curcol...hehehe). Apalagi untuk beasiswa2 yang tinggi peminat seperti AAS ini, ibaratnya seperti ingin masuk ke lubang jarum (saking banyaknya peserta yang di cut). 

Pengumuman untuk tahap pertama ini dilakukan via email. Jadi, hati2 penipuan ya kalo ada yang telp trus bilang kamu lolos beasiswa tapi harus transfer dulu (#eeeaaa...). Kalau lolos tahap ini, maka kamu akan masuk ke dalam "Shortlisting". Emailnya kira2 seperti ini (pengirim dan informasi pribadi sengaja saya coret ya...) :



Email pemberitahuan lolos seleksi administrasi dari AAS

Baik yang LOLOS maupun TIDAK LOLOS, kedua nya akan dikirimkan pemberitahuan lewat email. Saya gak tahu apakah ini pola yang berulang atau tidak, tapi biasanya (tidak selalu ya....), yang lolos akan di email duluan dibanding yang tidak lolos. Itulah kenapa pentingnya gabung di grup atau forum chatting, sehingga selalu ada informasi yang diupdate dari sesama pelamar beasiswa. Kadang2 kelulusan kita bisa diprediksi dari kondisi ini. Walaupun deg2an nya bukan main sambil terus refresh email...hehehehe

Bila kalian lolos, maka isi email adalah jadwal tes IELTS dan wawancara (Joint Selection Team/JST). Jadi akan diinformasikan bagaimana cara mendaftar tes nya, apa yang harus disiapkan pada saat wawancara, dll. Kalau mendapatkan email seperti ini maka langkah selanjutnya adalah menyiapkan diri untuk tes IELTS dan wawancara.

Bila kalian tidak lolos, maka isi email adalah penjelasan umum yang menyebutkan jumlah pelamar beasiswa pada tahun yg bersangkutan dan alasan umum mengapa tidak lolos (bukan alasan orang per orang). Kalau mendapatkan email ini, kecewa sebentar boleh...tapi jangan kelamaan ya, Insha Allah rejeki orang beda2, dan mungkin giliran kamu di tahun depan (jika mau ikut lagi, maka update formulir kita dengan keadaan/jawaban yang lebih baik). Perbaiki diri dan coba lagi, oke? :)


2. Tahap kedua
2a. Shortlisting Briefing

Kira-kira dua minggu sebelum tes IELTS dilakukan, untuk daerah2 dengan prioritas GFA (Geographic Focus Area), biasanya akan ada briefing yang diberikan oleh team AAS di kota masing2 dimana Aceh adalah salah satu provinsi yang mendapatkan GFA. Jadi waktu itu di Aceh ada briefing yang diselenggarakan oleh Australia Award yang berisi gambaran umum bagaimana tes dilakukan, baik tes IELTS maupun seleksi wawancara. Saya ingat, waktu itu ada sekitar 55 orang (S2 dan S3) yg masuk dalam shortlisting di Provinsi Aceh, dan kemungkinan hanya terambil setengahnya dari daftar tersebut. Pada kegiatan tersebut juga diundang 2 orang alumni AAS dari Aceh yang menceritakan pengalaman mereka mengikuti seleksi tersebut. Yah, walaupun keadaan tiap orang nantinya akan beda2, tapi kegiatan ini memberikan pencerahan akan gambaran umum seleksi kedua ini. Kegiatan ini juga jadi ajang perkenalan kita pada peserta lain dari satu provinsi, paling tidak jadi bisa buat grup chatting dan update2 info satu sama lain. Intinya, program ini bermanfaat sekali buat kita. 

2b. Tes IELTS

Terdapat dua jenis tes yang harus dihadapi pada tahap kedua ini dimana waktu pelaksanaan antara IELTS tes dengan wawancara akan berdekatan. Jadi, untuk teman2 yang belum akrab dengan tes IELTS, sudah bisa belajar2 baik lewat lembaga bahasa (intensif) ataupun belajar sendiri lewat youtube dan buku2 di internet (ini pengalaman saya). Kapan2 saya akan posting tentang belajar ielts secara mandiri, ya... Tes IELTS dan wawancara dapat dipilih sesuai dengan domisili pelamar (biasanya di ibukota provinsi ya), tetapi khusus untuk pelamar S3 tes wawancara dengan JST Panel akan dilakukan di Jakarta. Untuk keperluan ini, tiket pulang pergi (pesawat) dan subsidi akomodasi akan ditanggung oleh AAS. Enak kan?

Waktu itu saya dapat jadwal tes IELTS di Jakarta dan selang tiga hari setelahnya, saya dijadwalkan mengikuti interview dengan JST panel. Untuk keperluan tersebut, saya menginap di hotel (daerah setiabudi) yang dekat dengan lokasi tes (di IALF Jakarta). Nama hotelnya Casa Living, kapan2 akan saya posting review nya ya...Oh ya, untuk teman2 yang telah mengikuti IELTS dengan jangka waktu tidak kurang dari tiga bulan (dari periode yang telah ditentukan AAS), maka cukup mengirimkan atau menyerahkan bukti IELTS nya, dan tidak perlu mengikuti tes lagi. 

Karena saya sudah pernah mengikuti tes IELTS, jadi sebenarnya saya sudah familiar dengan pelaksanaan tesnya, sehingga saat itu persiapan saya lebih ke mengulang2 materi dan jaga kesehatan. Saya ingat, bahwa persiapan lebih saya lakukan untuk menghadapi interview JST panel. Tapi tenang aja, saya ceritain satu2 ya pengalaman saya saat itu.. Oh ya, kira2 dua hari sebelum pelaksanaan tes, pihak IALF akan mengadakan briefing yg isinya untuk memberikan informasi terkait tes. Karena kan peserta tes akan banyak (sekali) tuh...jadi pas briefing ini, kamu bisa tanya2 apa pun yg membingungkan terkait pelaksanaan tes. Misalnya, apa boleh bawa biskuit (makanan lain) pada saat tes, karena saya ada maag? 

Jadi, di email pemberitahuan (sudah saya posting sebelumnya), sudah diinstruksikan jam berapa kita harus datang. Jangan terlambat ya...dan jangan lupa bawa identitas diri yang kamu input pada saat mendaftar tes IELTS, misal kalau mendaftar pake KTP, jangan malah bawa paspor dan ktp nya ditinggal (hehehe). Kuncinya "Not the same id, No test". Setelah registrasi, termasuk ambil foto dan sidik jari, kita akan duduk di tempat yang sudah ditentukan. Pensil dan penghapus akan diberikan, jadi emang bener2 cuma bawa diri aja pas tes. Botol minum boleh dibawa, asal botolnya transparan ya..
Menurut saya, pelaksanaan tes nya memang betul2 profesional, tim pelaksana juga sangat membantu kelancaran kegiatan. Waktu itu, saya kebagian jadwal "speaking" di hari yang berbeda dengan "listening, reading, dan writing". Tapi gak masalah, semua sudah diinfokan oleh pihak IALF sebelumnya, jadi kita gak bakalan bingung mengenai jadwal. 

Tips:

  • Berdoa! agar diberikan kemudahan dan kelancaran saat menjalani proses ini.
  • Persiapkan diri sebaik2nya (latihan soal, les, atau belajar kelompok), karena tes ini akan menjadi pertimbangan kelulusan juga. 
  • Jaga kesehatan, termasuk jangan capek. 
  • Pada hari-H, persiapkan ID sesuai yg diinput pada saat mendaftar tes.
  • Jangan terlambat, kenali lokasi tes (waktu yang dibutuhkan untuk kesana, gedungnya, dll).
  • Kondisikan tubuh (baca: buang air kecil dan besar) pada saat tes. Karena pada kondisi2 tertentu (pada saat tes), kita tidak diperbolehkan pergi ke toilet.



Untuk pengalaman saya pada waktu interview dengan JST panel, akan saya ceritakan di posting berikutnya yaa...!

Kalau ada pertanyaan, silakan tinggalkan comment di bawah, mudah2an saya bisa bantu jawab :)

Share This :
avatar

assalamualaikum

kak saya tertarik untuk mendaftar beasiswa AAS. kalau boleh tau syarat minimal toefl untuk mendaftar brp ya kak?

Terimakasih

Tuesday, December 05, 2017
avatar

Waalaikumussalam agustina dias,

Terkait syarat TOEFL, untuk pelamar master minimal nilai 525 (ITP) atau 69 (IBT) atau 5,5 (IELTS). Kalau kamu berasal dari fokus geografis maka ITP minimal 500. Sedangkan untuk pelamar PhD, TOEFL ITP minimal 550. Oh ya, jangan lupa update terus informasi pendaftarannya melalui website resmi beasiswa AAS. Semoga lancar ya!

Wednesday, December 06, 2017
avatar

Halo kak, wktu ikut seleksi AAS berkas yg disiapkan apa aja?

Thursday, January 11, 2018
avatar

Hi Safitri,persyaratannya sebetulnya ada di website. Bisa dibaca sendiri kok... ini ada aku copy-kan link nya ya... http://www.australiaawardsindonesia.org/content/34/12/supporting-documents?sub=true
Semoga lancar ya safitri!

Thursday, January 11, 2018
avatar
Jeje

halo kak, bisa bagi tips nya gak pengalaman kakak pas nyari info universitas yang mau kita tuju sesuai list AAS...?

Thursday, January 11, 2018
avatar

hai jeje, boleh2...nanti coba aku buat postingannya ya.. tapi pada dasarnya,beasiswa AAS ini membolehkan kita untuk kuliah di seluruh universitas di Australia sesuai minat kita. Jadi memang jeje juga sudah harus pro-aktif untuk cari2 informasi universitas mana yang ingin dituju untuk lanjut studi.

Thursday, January 11, 2018
avatar
Anonymous

Mb kalo persyaratan seperti ijazah, transkip nilai dan akta harus ditranslate dalam bahasa inggris kah??

Friday, January 12, 2018
avatar

Halo, betul sekali...harus di translate dulu, jangan lupa juga setelah itu di legalisir ya...persyaratan ini bisa kamu baca di handbook nya atau website nya AAS. Semoga sukses!

Friday, January 12, 2018
avatar

Halo mba. Mau nanya nih soal translation. Apakah harus menggunakan penerjemah tersumpah yg direkomendasikan oleh foreign & commonwealth office? Apakah translate dan legalisir dr sworn translator sudah cukup atau translatenya kudu dilegalisir oleh kampus dan dukcapil etc? Oia selain ijazah, transkrip dan akta kelahiran, apa ktp jg perlu ditranslate? Makasi sblmnga

Thursday, January 25, 2018
avatar

Hi Hera!
Terkait dokumen, tentunya harus disesuaikan dengan syarat yg diminta ya..seingat saya ijazah dan transkrip harus di terjemahkan. Untuk legalisirnya, bisa dilakukan di pihak kampus, maupun pihak notaris. Salah satu saja, hera. Mudah2an lancar ya! :)

Saturday, January 27, 2018
avatar

Halo Mba, mau nanya. Untuk yang daerah GFA apakah harus sudah bekerja sebelumnya atau boleh freshduate? Lalu, apakah seluruh prosesi tesnya akan dilaksanakan di daerah asal atau seperti apa? Kebetulan daerah asal saya dari Papua, tapi sekarang lagi di Makassar dan memang lulusan dari kampus di Makassar. Soalnya tadi saya baca ada briefing dari pihak AAS nya sebelum tes IELTS dan wawancaranya. Mohon penecerahannya Mba. Terimakasih banyak.

Thursday, February 15, 2018
avatar

Halo Irianto, dua2nya bisa melamar, baik yg freshgraduate maupun yg sudah ada pengalaman bekerja. Memang memiliki pengalaman akan lebih baik karena kita bisa menerapkan dan mengevaluasi apa yang ingin kita capai di pendidikan selanjutnya kan..tapi ya bukan jaminan juga bahwa yg freshgraduate tidak bisa diterima. Setahu saya tes IELTS dan wawancara bisa dipilih lokasi nya, kecuali untuk pelamar PhD yang akan di wawancara di Jakarta. Karena ada teman dari aceh yang ielts dan wawancara nya di Jakarta karena ybs sedang ditugaskan ke Jakarta waktu itu. Demikian, mudah2an dapat membantu. Semoga lancar ya!

Thursday, February 15, 2018
avatar

Halo, kak..
aku mau nanya. Kalau misal piagam-piagam gitu perlu di sertakan juga nggak? Terus kalau disertakan gitu, perlu di legalisir ke penerjemah tersumpah juga nggak? Terima kasih.. :)

Sunday, February 18, 2018
avatar

Halo Rosanti,

Menurut saya, kamu cukup tulis di CV penghargaan2 (lengkap dengan periode dan kegiatannya) apa yang kamu dapatkan. CV tersebut nanti bisa kamu upload di bagian "supporting document" yang tersedia di website. Mudah2an lancar yaa..!

Monday, February 19, 2018
avatar

assalamualaikumkakak,, lon bingung nyoe apabila tanyoe tapileh yg daerah aceh (prioritas beasiswa) berarti tanyoe harus stay di aceh. sedangkan saatnyoe lon stay di luar daerah. na solusi kk? terimong geunaseh

Friday, February 23, 2018
avatar

waalaikumussalam fadlunriza, menurut saya ktp aceh menandakan bahwa kita memang domisili di aceh (walaupun tidak stay di aceh). Saya teringat waktu itu ada kawan ditempatkan di kementerian jakarta, tapi karena ktp nya masih aceh, jadi dia mendaftar dari aceh..dan bisa. Dari contoh itu rasanya sudah menjawab pertanyaan fadlunriza ya..mudah2an lancar beuh!

Friday, February 23, 2018
avatar
Noerma Madjid

Assalamualaikum kak, mau nanya dong! kalo misal S1 di luar negeri, perlu penyetaraan ijazah ke dikti juga kah? (krn smua sudah translated in english).. trus kudu dapetin LOA dulu dari respective university atau engga ya?

terima kasih yaa.. :)

Tuesday, February 27, 2018
avatar

waaalaikumussalam Noerma, seingat saya tidak ada diminta penyetaraan dikti sih...huehehe. Mengenai LoA, AAS tidak mensyaratkan ada nya LoA untuk mendaftar. Kalaupun ada, kamu bisa masukkan itu di bagian supporting document. Semoga lancar ya!

Wednesday, February 28, 2018
avatar

kalau begitu tidak perlu surat rekomendasi dari dosen strata pendidikan sebelumnya ya mbak?

Friday, March 02, 2018
avatar

Hi Tioni, kalau kamu mendaftar untuk PhD maka rekomendasi pembimbing thesis wajib disertakan. Tapi kalau untuk S2, saya rasa bukan syarat utama (kalaupun kamu punya rekomendasi, bisa disertakan dalam dokumen pendukung). Semoga lancar yaa..!

Friday, March 02, 2018
avatar

Ka boleh dong minta alamat emailnya biar bisa tanya* dan sharing ka..?

Saturday, March 03, 2018
avatar

hi netta, kalo mau tanya2 bisa dari sini loh...kan sama aja..insha allah akan dijawab cepet deh..hehehe.

Saturday, March 03, 2018
avatar
Anonymous

Halo mba. Klo misalnya saya asal dr daerah prioritas; NTT, tp dah berdomisili, bekerja dan ber-KTP jakarta selama kurang lebih 10 tahun, apa masih terhitung sebagai pelamar dari daerah prioritas?

Wednesday, March 07, 2018
avatar

Halo juga,
Menurut saya gak bisa lagi ya karena ktp dan domisili juga sudah di jakarta, jadi apa yang bisa menandakan kalo kamu masih di NTT ya..

Wednesday, March 07, 2018
avatar

Halo kak, mau tanya. Untuk ktp itu harus di translate tidak ya? Dan untuk tes TOEFL itu toefl institutional itu toefl itp itu bukan ya? Terima kasih.

Monday, March 26, 2018
avatar

Halo juga,
Untuk ktp (seingat saya) tidak di translate. Untuk TOEFL bisa yang ITP atau IBT. Kalau yang prediction tidak dapat digunakan. Mudah2an lancar ya..

Tuesday, March 27, 2018
This comment has been removed by the author.
avatar

hai Kak...
Apakah kita masih bisa melengkapi dokumen setelah submit apllication?

Tuesday, March 27, 2018
avatar

Hi cynthia,
Selama pendaftarannya masih dibuka (belum tutup tanggal), ya masih bisa melengkapi dokumen setelah submit. Tapi kalau sudah sampai pada waktu yang telah ditetapkan maka website akan otomatis tertutup dan prosesnya dianggap sudah selesai (menunggu pengumuman). Karena itu, disiapkan dari sekarang agar tidak melebihi deadline ya..mudah2an lancar!

Tuesday, March 27, 2018
avatar

Hai Kak,
mau nanya dong. Untuk ijazah legalisir itu ijazah yang diterjemahkan terlebih dahulu ya? Misal Ijazahnya sudah bilingual apa perlu dilegalisir ya kak?
terima kasih :D

Monday, April 02, 2018
avatar

Hi Indah,
Disesuaikan dengan syaratnya ya...kalau yang diminta ijazah legalisir, maka berikan yang sudah di legalisir oleh lembaga yang mengeluarkan ijazah tersebut atau notaris (pilih salah satu saja). Kalaupun ijazah sudah bilingual, berarti Indah copy terlebih dahulu dan dilegalisir. Demikian, mudah2an membantu.

Tuesday, April 03, 2018
avatar

Halo Mba Amelia, thanks atas sharing2nya.. Mba, saya sedang proses mengisi aplikasi online di OASIS.. Untuk referensi, boleh tidak saya dikirimin contoh jawaban Mba terhadap 4 butir pertanyaan pokok mengenai kenapa memilih univ atau jur tertentu, kontribusi yg kita berikan setelah lulus nanti dll? Thanks sblmnya ya mba..

Friday, April 06, 2018
avatar

Halo Ranti,
Waktu apply tahun lalu, saya tidak menyimpan file untuk jawaban pertanyaan. Jadi saya memang langsung mengisi di website dan edit langsung disitu sampai mendekati deadline...hehe. Jadi mohon maaf saya tidak dapat mengirimkan jawaban kemarin ya, karena memang tidak ada. Saran saya, sesuaikan dengan kondisi ranti..pasti keadaan tiap orang kan berbeda..jadi ranti pun lebih menguasai jawaban pertanyaan tersebut...dan ini akan sangat berguna kalau ranti lolos dalam shortlisted nanti. Semoga prosesnya lancar ya ranti!

Friday, April 06, 2018
avatar

Assalamualaikum kak amelia.salam kenal, q milya dari lombok ingin bertnya.
di OASIS, ada pertanyaan sperti ini
Give up to three examples of how you intend to use the knowledge, skills and connections you will gain from you schoolarship. possible tasks can be personal and/or professional.q kurang mengerti mksud pertnyaan ini.
tasks dsni mksudnya apa ya kak? Three examples itu atau gmna ya kak?

Saturday, April 07, 2018
avatar

Waalaikumussalam milya,
Pada pertanyaan tersebut, milya bisa jawab 3 contoh (atau minimal 1) dari hal2 yang akan milya lakukan selepas studi nanti. Dengan kata lain, setelah studi selesai dan berbekal pengetahuan, keahlian, dan kemampuan yang sudah didapatkan di Ausie nanti, apa yang akan milya lakukan? contohnya bisa secara profesional (di pekerjaan) maupun pribadi..pasti ada kan milya...nah, berikan contohnya. Demikian milya, mudah2an dapat membantu yaa...

Sunday, April 08, 2018
This comment has been removed by the author.
avatar

Assalamu'alaikum ibu, apa kabar?
nama saya ulfa ikhwani,mahasiswa ibu di fakultas ekonomi unmuha.
ibu kalau misalnya bahasa inggris ulfa pas-pasan,apa bisa ikut beasiswa ini bu?

Monday, April 09, 2018
avatar

Waalaikumussalam Ulfa, kabar baik! Ulfa bagaimana kabarnya? iya, ibu ingat kok ulfa...terima kasih ya sudah berkunjung ke blog Ibu. Untuk pertanyaan Ulfa, Ibu pikir itu soal persiapan saja ya...Artinya, kalau score nya belum memenuhi syarat yang diperlukan, berarti Ulfa harus lebih mempersiapkan diri agar mencapai score yang dibutuhkan. Semua orang bisa kok Ulfa...yang terpenting semangat dan usaha ya..salam Ibu untuk teman2 lain di Unmuha!

Tuesday, April 10, 2018
avatar

Alhamdulillah baik juga ibu,sama-sama ibu,hehe
semoga ibu selalu dalam lindungan Allah SWT, amin ya Rabb.
ulfa rencana mau apply beasiswa ini juga bu,utk beasiswa S2,Alhamdulillah ulfa baru saja sdah mendapatkan gelar sarjana ekonomi bu. baik ibu akan ulfa sampaikan salam ibu ke teman2 lain.
cuman ulfa ragu-ragu krna kemampuan bahasa inggrisnya pas-pasan bu.

Tuesday, April 10, 2018
avatar

Aamiin. Wah, selamat ya Ulfa, semoga ilmu nya berkah ya..saran Ibu, kalau memang score TOEFL nya belum memenuhi syarat, lebih baik persiapkan diri sebaik2nya sampai semua syarat terpenuhi. Setelah semua terpenuhi (sesuai syarat), baru Ulfa apply beasiswa ya..semoga sukses ke depannya Ulfa!

Tuesday, April 10, 2018
avatar
Anonymous

Hy kak...mau nanya nih untuk surat rekomendasi dari kampus apakah disatukan dalam pdf atau di pisah? soalnya saya punya dua surat rekomendasi dari kampus.
Dan untuk akta kelahiran apakah yg di scan itu harus aslinya atau hsrus di copy dulu? soalnya akta kelahiran saya sudah yang terbaru (bilingual) jd tdk perlu di translate lg.
Dan apakah KTP jg harus di copy dulu atau aslinya yg di scan?
mohon infonya kak...thanks :)

Tuesday, April 17, 2018
avatar

Hi juga,
1. Dipisahkan boleh, disatukan juga boleh. Saran saya, dipisahkan saja dan beri keterangan pada tiap file.
2. Di syaratnya apa perlu copy nya? kalau tidak, maka kamu bisa scan aslinya.
3. Seingat saya, dulu saya upload dokumen asli KTP.
Demikian, mudah2an dapat membantu yaa...

Tuesday, April 17, 2018
avatar

Hallo mba... mau menanyakan kalau untuk PhD apakah bisa menggunakan LoA tahun lalu? Terimakasih

Friday, April 20, 2018
avatar

Halo juga, sebetulnya LoA tidak wajib karena memang bukan syarat kelengkapan ya...jadi kalaupun punya, itu bisa disertakan dalam dokumen pendukung (supporting document). Menurut saya yang lebih penting adalah kesediaan spv atau bukti komunikasi dengan spv di uni yang bersangkutan. LoA yang kamu miliki apakah masih berlaku atau tidak ya? karena bisa saja kamu memiliki LoA lama, tetapi spv tetap bersedia untuk membimbing (karena menunggu funding). Terlepas dari itu, LoA bukan syarat wajib beasiswa ini, sehingga bisa juga untuk tidak disertakan. Demikian, mudah2an dapat membantu.

Friday, April 20, 2018
avatar
Anonymous

Halo mbak,

Mbak saya mau nanya nih, mbak dulu waktu daftarnya online di OASIS? Dan apakah mbak juga dulu melengkapi berkas lagi untuk additional information for online application?
Saya bingung nih mbak, OASIS ID itu yang mana yah? Saya sudah submit form application saya di OASIS, tapi harus melengkapi lagi untuk additional information for online application, di australiaawardsindonesia.org.
Di e-mail saya tidak dijelaskan yang mana OASIS ID, cuma ada “Your Application (AAS1916xxx)”. Apakah itu OASIS ID saya mbak?
Mohon infonya, thanks.

Sunday, April 22, 2018
avatar
Anonymous

Hallo mba, terimakasih atas jawaban mengenai LoA di atas, nah itu mba.. saya belum mendapatkan korespondensi terbaru lagi dengan supervisor saya di tahรบn ini. Apakah memungkinkan apabila saya kembali apply than ini dengan melampirkan koresponden dg supervisor dan LoA yang saya dapatkan di tahรบn lalu untuk apply di tahun ini? Terimakasih.

Monday, April 23, 2018
avatar

Halo juga, sebaiknya memang yang terbaru ya...tapi dicoba aja dulu dilampirkan dokumen tersebut, kalaupun nanti masuk shortlisted berarti harus dijelaskan kenapa tidak ada komunikasi terbaru dengan prospective supervisor. Demikian, mudah2an membantu.

Monday, April 23, 2018
avatar

Halo mbak Amelia,

Mbak waktu melengkapi berkas untuk Additional Information for Online Application, masuk dimana yah?
Saya bingung, apakah harus masuk di australiaglobalalumniindonesia.org/web/login seperti yang ada di videonya atau masuk di australiaawardsindonesia.org kemudian pilih Long Term Awards dan masuk di How to Apply dan kemudian memilih link yg sdh tersedia?
Terima Kasih

Tuesday, April 24, 2018
avatar

Halo Marcelina Sulle,
Bukan masuk di global alumni, karena itu link untuk group alumni. Untuk additional information, seperti yang kamu jelaskan di option ke 2. Saya rasa pada petunjuk persyaratan sudah ada link yang tersedia kan ya? dan seingat saya itu australiaawardsindonesia.org. Demikian, mudah2an membantu.

Tuesday, April 24, 2018
avatar

Terima kasih mbak Amelia atas infonya, benar-benar sangat membantu.

Tuesday, April 24, 2018
avatar

kira-kira pengumuman peserta yg lolos tahap dokumen biasanya bulan apa mbk?

Wednesday, April 25, 2018
This comment has been removed by the author.
avatar

Hi Baiq,
Seperti yang sudah saya share di posting ini, pada tahun lalu, pengumuman lolos tahap dokumen diinformasikan melalui email sekitar pertengahan Juni (lihat gambar di postingan). Tahun ini bisa saja berubah ya...tapi seingat saya, tidak banyak perubahan dari periode2 sebelumnya.

Wednesday, April 25, 2018
avatar

Sama2 Marcelina Sulle, saya hanya sharing pengalaman saja. Mudah2an lancar selalu ya..!

Wednesday, April 25, 2018
avatar
Anonymous

Mbak kalau sudah submit untuk additional information for online application di australiaawardsindonesia.org, apa masih bisa untuk resubmit lagi di link australiaawardsindonesia.org jika ada data yang kurang?
mohon infonya, thanks

Wednesday, April 25, 2018
avatar

Halo,
maaf saya tidak terlalu ingat detailnya untuk link additional information. Coba dilihat kembali apabila ada menu untuk menghapus data sebelumnya. Tapi jika tidak tersedia, maka data yang sudah disubmit menjadi final. Demikian, mudah2an membantu.

Thursday, April 26, 2018
avatar

kak saya mau tanya
saya sempat menjadi PTT (pekerja tidak tetap) tapi saya tidak mengurus surat pengalaman kerja, apakah tidak apa2 juka saya cantumkan di dalam cv saya kalau saya mempunyai pengalaman kerja ? terima kasih

Thursday, April 26, 2018
avatar

Halo Ria Febriana,
Menurut saya, tidak apa2. Selama itu relevan dengan apa yang kamu tuju, silakan dicantumkan. Kalaupun ada surat atau dokumen lain tentang pekerjaan itu, menurut saya itu untuk penguat saja. Demikian, mudah2an membantu.

Thursday, April 26, 2018
avatar

terima kasih kak ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

Friday, April 27, 2018
avatar

Saya ingin mendaftar program PhD, tetap saya baru TOEFL tanggal 16 Mei, apakah secara otomatis saya tidak memenuhi syarat?, padahal Di aplikasi disediakan menu kapan Akan test kapan

Friday, April 27, 2018
avatar

Hi Siti Chalimah,

Kalau toefl nya baru 16 mei, berarti masa pendaftarannya sudah tutup dong mbak? di aplikasi memang tersedia menu seperti yg mbak sebutkan, tapi pastinya juga sebelum pendaftarannya tutup. Apa tidak ada toefl sebelumnya mbak?

Saturday, April 28, 2018
avatar

Hai kak, persyaratan minimal IPK berapa ya kak?

Thursday, May 10, 2018
avatar

Hi Nobi Aprilia,
Sebagai informasi, pendaftaran beasiswa ini untuk 2018, sudah ditutup ya.. untuk persyaratan, dll sebetulnya nobi bisa lihat lebih lengkap di website nya.
http://www.australiaawardsindonesia.org/content/158/12/general-requirements?sub=true

Demikian, mudah2an membantu.

Friday, May 11, 2018
avatar

Hai mba. Saya berencana untuk cona beasiswa AAS untuk S2, tapi sekarang saya msh dlm tahap penyelesaian skripsi S1. Mau nanya dong mba, mba dulu waktu S1 banyak ikut organisasi gak? Dn apakah itu menjadi salah satu pertimbangan khusus yang dibutuhkan dalam proses pendaftaran? Karena selama saya kuliah S1 saya ga mengikuti organisasi apapun di kampus tapi beberapa kali mengikuti kegiatan2 diluar kampus (tingkat nasional dan internasional).
Mohon pencerahan nya ya mba, terimakasih.

Saturday, May 19, 2018
avatar

Oya mba, rencananya saya mau coba untuk penerimaan tahun depan sih. Karna kalo tahun ini kan udah tutup hehe

Saturday, May 19, 2018
avatar

Hi Nora Saldia,
Saya rasa, semua kegiatan positif yang kita lakukan selama masa studi di dalam atau di luar kampus (baik itu organisasi, pertukaran pelajar, seminar, dll) akan menjadi pertimbangan bagi pihak terkait. Konteks disini tidak hanya beasiswa, tapi juga pemberi kerja misalnya. Jadi, selama masih ada kesempatan, sebanyak2nya cari pengalaman positif ya, dan jangan lupa tuliskan itu di cv. Semoga sukses!

Saturday, May 19, 2018
avatar

Hai mbak Amelia, thanks for sharing.. saya juga salah satu applicant untuk AAS 2019 intake. saya sekarang dalam masa penantian untuk tahap selanjutnya.. boleh tau tips2 selama masa penantian gini pengalaman mbak seperti apa? soalnya sekarang yg saya alami berasa tegang, harap-harap cemas, n ga bisa dipungkiri kadang kebawa mimpi.. hehe lebay sih, tp itu yang saya alami. walaupun makin lama perasaan "lebay" itu mulai terkikis oleh waktu.
Oh iya, adakah WA group untuk bertukar informasi (sangat diharapkan untuk pendaftar AAS 2019 intake seperti saya) yang mbak ketahui? boleh dong ikutan gabung.. minimal secara psikologis membantu mengurangi beban kecemasan.. hehe "lebay" lagi. Terima kasih sekali lagi.. God bless you..

Monday, May 28, 2018
avatar

Hi Putri,

Saya minta maaf terlambat sekali membalas pertanyaan kamu. Entah kenapa tidak ada notifikasi yang datang untuk comment di blog (biasanya ada), jadi tidak tahu kalo ternyata ada pertanyaan baru.

Bagaimana hasilnya putri? biasanya bulan agustus ini sudah seleksi wawancara dan ielts, dan tinggal menunggu hasil. Hmm...saya rasa wajar sekali kalo berasa tegang ya..tapi ya kita yakin bahwa banyak jalan menuju beasiswa..hehehe, kalaupun Putri tidak lolos tahun ini, mungkin saja tahun depan, atau dari beasiswa lain..iya kan?
Dulu saya gabung chat grup di telegram, link nya tahu dari teman2 juga di grup lain (telegram juga), biasanya memang akan ada saja teman2 yang sudah gabung duluan dan akhirnya share link nya.
Semoga jawabannya membantu ya Putri!

Thursday, August 02, 2018
avatar
fauzan

Halo Mbak, terima kasih untuk infonya. Sewaktu intake Mbak dulu, berapa lama setelah interview hasilnya diterima? Terima kasih atas informasinya. Semoga dilancarkan selalu studynya Mbak.

Thursday, August 16, 2018
avatar

Halo fauzan, karena dulu saya interview masih gelombang pertama (bahkan hari pertama saat jadwal interview di mulai..hehe), jadi kira2 satu bulan setelah itu pengumumannya di terima. Biasanya bulan agustus (tapi kurang paham di minggu ke berapa), pengumumannya sudah ada ya..ditunggu saja emailnya, semoga sukses!

Saturday, August 18, 2018
avatar

Halo mbak, mau tanya untuk pendaftaran S2, apakah kita sudah harus menyiapkan proposal tesis? Harus berapa persen selesai kalo memang harus disertaskan? Oiya, untuk mendapatkan komunikasi dengan supervisor, pengalaman mbak dulu bagaimana?
Thank you in advance, mbak..

Friday, August 24, 2018
avatar

Halo Gebie, untuk S2 tidak perlu menyiapkan proposal tesis, kecuali kalau memang Gebie akan melakukan riset selama masa studi. Untuk komunikasi dengan supervisor, bisa dimulai dengan melihat profil mereka di universitas yang kita minati. Jika kira2 cocok dengan bidang kita, maka komunikasi melalui email bisa dimulai. Untuk pengalaman lebih lengkap, Insha allah akan saya tulis di postingan berikut nya. Semoga sukses Gebie!

Saturday, August 25, 2018
avatar

Baik, terima kasih mbak. Waktu melakukan tes IELTS untuk AAS kemarin di mana mbak? Apa ada tempat khusus yang mengharuskan kita mengambil tes di sana yg bekerjasama dengan beasiswa AAS ini?

Sunday, August 26, 2018
avatar

Hi Gebbie,
Ketika akan apply AAS, tidak ditentukan tempat khusus untuk melakukan tes IELTS (Yang terpenting, lembaga nya memang resmi untuk mengadakan tes IELTS). Tapi ketika lolos seleksi I AAS, maka IELTS akan dilakukan di IALF Jakarta atau di daerah masing2 yang sudah ditentukan tempat dan tanggalnya.

Monday, August 27, 2018
This comment has been removed by the author.
avatar

Wah gitu ya. Baik, terima kasih banyak mbak. Sangat bermanfaat sekali postingan ini.Sukses selalu yaa. Next saya mau tanya-tanya lagi, semoga nggak bosen ya mbak hehee

Monday, August 27, 2018
avatar

aamiin...sama2 gebie, sukses juga ya!

Monday, August 27, 2018
This comment has been removed by the author.
avatar

Halo mba Amelia, saya Atina, berencana Apply AAS Tahun depan.
Mba amelia sebelumnya pernah cerita bahwa kita bisa gabung di Group WA / medsos lain. Bolehkah saya mendapatkan ID / nomornya utk bisa gabung di group tersebut? agar memperoleh info update seputar AAS. Terima Kasih, salam sukses buat mba Amelia

Monday, October 29, 2018
avatar

Halo juga Atina,

Jika atina menggunakan telegram, atina bisa langsung cari grup nya dengan menggunakan menu "search", karena biasanya grup nya terbuka untuk umum. Kalau di WA, saya dulu mendapatkan link nya dari teman. Tapi perlu di ingat bahwa grup nya (biasanya) akan terbatas untuk periode tertentu, maksud saya..grup yg saya ikuti waktu itu berisi teman2 yg apply pada 2017 (untuk 2018). Tentu nya grup ini sudah tidak relevan lagi kalau saya berikan link nya ke Atina. Jadi baiknya Atina search melalui grup2 chat beasiswa atau terkait dengan itu. Semoga lancar2 ya atina!

Tuesday, October 30, 2018
avatar

Halo ka, terima kasih info nya sangat menginspirasi.. Ka, saya mau bertanya, saya tertarik untuk ikut beasiswa, tapi saya tidak punya prestasi tingkat nasional,dsb. Pengalaman kerja masih sedikit karena baru lulus, kira2 ada kesempatan lolos gak ya ka?

Monday, November 05, 2018
avatar

Halo juga,
banyak juga temen2 AAS yang tidak punya prestasi nasional, dll kok..jadi gak usah kecil hati. Kalau menurut saya, yang menjadi target/tujuan program ini adalah orang2 yang bisa berkontribusi nyata untuk pembangunan Indonesia(dan itu terlihat dari apa yg kamu lakukan saat ini dan rencana ke depannya). Selamat berjuang ya...semoga lancar!

Monday, November 05, 2018
avatar

Halo mba amel, mba mau nanya apakah akta kelahiran harus ditranslate ke bahasa inggris? dan untuk recommendation letter atasan di tempat kerja saja cukup atau perlu ditambahkan dari dosen sewaktu kuliah sebelumnya juga?
terima kasih sebelumnya mba

Wednesday, November 07, 2018
avatar

Halo juga Putri,
Lembaran akte kelahiran ku kebetulan sudah ada bahasa Inggris nya, seperti nya akte kelahiran sekarang memang sudah dilengkapi bahasa Inggris, jadi tidak perlu di translate lagi.
Untuk surat rekomendasi, gunakan format yang sudah disiapkan oleh AAS ya..jadi pemberi rekomendasi tinggal menjawab saja pertanyaan/informasi yg dibutuhkan oleh AAS. Mudah2an membantu yaa...semoga lancar!

Wednesday, November 07, 2018
avatar

Assalamu'alaikum ibu.
ini saya ulfa ikhwani mahasiswa ibu di fakultas ekonomi UNMUHA.
ibu tolong direkomendasikan tempat translate dokumen ke dalam bahasa inggris di sekitaran Banda Aceh?

Friday, November 30, 2018
avatar

Waalaikumussalam Ulfa,

Apa kabar? Ulfa mau translate dokumen apa? Lembaga bahasa Unsyiah rasa nya punya layanan ini, tapi mungkin Ulfa harus legalisir lagi ke notaris.

Friday, November 30, 2018
avatar

Alhamdulillah kabar baik bu, kalau ibu bagaimana kabarnya?
Mau translate dokumen akte kelahiran sama ijazah untuk ikut beasiswa AAS tahun depan bu.

Sunday, December 02, 2018
avatar

Halo Ulfa, kabar saya dan keluarga baik alhamdulillah.
a) Sepengalaman saya, akte kelahiran saya perbarui (lembarannya) di disdukcapil karena perlu juga keterangan dalam bahasa Inggris untuk melanjutkan sekolah.
b) Kalau untuk ijazah, coba tanya ke biro akademik kampus dulu Ulfa, setelah di terjemahkan baru bawa ke notaris untuk legalisir.
Semoga lancar2 ya...!

Monday, December 03, 2018
This comment has been removed by the author.
avatar

Alhamdulillah, semoga ibu dan sekeluarga selalu dalam lindungan Allah.
Baik ibu.
Amin ya Allah.
Kalau untuk hasil test toefl bisa pakai yang ITP?

Tuesday, December 04, 2018
avatar

Ya Ulfa, bisa pakai ITP.
Nanti di update kembali persyaratan nya ya..trims,

Tuesday, December 04, 2018
avatar
Ari

Halo mbak, meneruskan pertanyaan ini...spv thesis saya sudah pensiun, maklum s2 sy udah 13an tahun lalu. Kalau seperti ini bagaimana ya? Terimakasih

Friday, January 11, 2019
avatar

Halo juga Ari,
Kalau menurut saya, selama beliau masih bisa memberikan referensi, maka hendaknya tetap digunakan. Tetapi jika kondisi nya lain, saya akan minta referensi kepada orang (dari kampus) yang sangat mengerti tentang thesis kita. Misalnya, dosen lain yang Ari kenal baik.
Jika Ari ragu2, hendaknya dapat menanyakan hal ini ke pihak AAS ketika periode pendaftaran beasiswa dibuka.
Demikian, mudah2an dapat membantu, semoga lancar Ari!

Friday, January 11, 2019
avatar

Hi mba amelia. Salam kenal. Thanks for sharing.

I just want to double check, untuk AAS, score ielts yg disyaratkan tahun ini 5.5

Tapi di alur pendaftarannya bakal ada interview dan tes ielts lagi? Jika kita sudh hold ielts score apakah memang harus tes ielts lagi? Pls advice mba

Thanks ��

Sunday, February 17, 2019
avatar

Halo juga Dorotea,

Ya, memang ada tes (ielts dan interview) setelah aplicant masuk dalam shortlisted (lulus pada seleksi adm). Sepengalaman saya (ini bisa jadi berubah terkait aturan), peserta tidak perlu mengikuti tes ielts lagi apabila score ielts yang disertakan dalam aplikasi masih dalam jangka waktu 3 bulan. Tetapi bila lebih, maka ybs akan mengikuti tes lagi dengan biaya ditanggung oleh pihak AAS. Hal ini akan diinformasikan juga oleh pihak AAS Indonesia (setelah kita dinyatakan lolos seleksi adm). Demikian, mudah2an dapat membantu ya.. :)

Tuesday, February 19, 2019
avatar
Anonymous

Salam bu Amel. Sy sdh submit dokumen AAS di OASIS sesuai dg yg diminta untuk yg legalisir dan translation. Namun, waktu sy upload d AAI, sy malah upload yg aslinya + translation (sy br ngeuh kalau yg dminta trnyata copy legalisir juga). Awalnya saya kira yg asli krn bkn "copy of certified" tp "certified" oh, sy pikir asli. Bagaimana ya, apakah lgsg rejected by system kalau seperti itu? ��

Thursday, April 18, 2019
avatar
Amelia

Waalaikumussalam, saya ingat ada beberapa teman awardee yang upload dokumen asli untuk persyaratan. Jadi menurut saya, tidak masalah mengupload dokumen asli. Terlebih jika kamu lolos, pihak AAS akan melakukan verifikasi dokumen2 tersebut. Demikian, mudah2an membantu.

Saturday, April 20, 2019
avatar

Bismillah....
Thanks for sharing kak, sungguh sangat bermanfaat. Semoga bermanfaat dan barokah ilmu nya ya.
Need to ask ni, Untuk menunggu hasil administrasi kira-kira berapa lama ya?
baru-baru ini close tgl. 30 April 2019, kira-kira kapan yah pengumumannya? then, kan kalau misal lolos administrasi untuk yg S3 katanya di cover yah flight dari daerah asal ke jakarta, nah apakah itu nanti termasuk akomodasi selama kegiatan?

Jazakillah Khoir

Wednesday, May 08, 2019
avatar
Amelia

Salam mas wahyudin,

Kalau pengalaman saya dulu, pertengahan Juni sudah ada pengumuman melalui email (bisa lihat postingan saya yang lain mengenai pengumuman).

Untuk peserta dari luar Jakarta (baik S2 atau S3) memang akan dicover biaya transportasinya (PP) oleh pihak AAS. Sedangkan untuk akomodasi, kita akan diberikan subsidi biaya. Kedua komponen biaya tersebut akan diganti dengan sistem reimbursement.

Demikian, mudah2an dapat membantu.

Wednesday, May 08, 2019