-->
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00-IDBLANTER.COM
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00
BLANTERWISDOM101

Membawa keluarga sambil studi ke NSW, Australia (Bagian 2): Mengurus sekolah anak

Sunday, January 6, 2019
Salam!

Jika anda berhasil menemukan postingan ini, maka saya ucapkan selamat...karena artinya anda sedang mempersiapkan si kecil untuk menemani anda bersekolah di Australia. Aamiin..

Postingan ini saya khususkan untuk membahas pengurusan sekolah anak (usia SD) di Australia, khususnya di New South Wales (NSW).  Yang perlu diingat adalah, postingan ini saya buat berdasarkan pengalaman saat keluarga datang (sekitar) Maret 2018. Hendaknya dapat dijadikan gambaran saja untuk teman2, dan selanjutnya sesuaikan dengan keadaan masing2. Mari kita mulai!

https://www.pexels.com/photo/close-up-of-woman-working-256468/

Untuk mengurus visa anak, kita memerlukan surat keterangan Departemen Pendidikan setempat sebagai informasi awal bahwa anak akan bersekolah sesampainya di Australia. Untuk NSW, surat tersebut didapatkan melalui website berikut: https://www.deinternational.nsw.edu.au/study-options/study-programs/temporary-residents. Setelah mendapatkan balasan, surat keterangan tersebut disertakan ketika mengajukan visa (untuk anak).  Ketika anak sudah berada di Australia, saya baru mengajak si kecil pergi ke sekolah yang dituju. Sekolah dicari berdasarkan zonasi, artinya sekolah yang terdekat dengan lokasi tempat tinggal. Link berikut ini membantu kita untuk mencari sekolah yang terdekat: https://education.nsw.gov.au/school-finder.

Pada saat mendaftar, selain mengisi formulir aplikasi yang diberikan oleh sekolah, saya juga menyertakan  dokumen seperti passport, visa, akte lahir, raport/catatan dari sekolah di Indonesia, catatan imunisasi atau medik dari dokter atau RS di Indonesia (bila ada, dan tidak wajib), dan dokumen lain yang sekira nya diperlukan. Selanjutnya, kita diberikan kebebasan waktu untuk mengembalikan formulir (dengan menyertakan tanggal masuk yang tergantung kesepakatan anak dan ortu), sekaligus janjian untuk interview dengan kepala sekolah. Perlu diketahui bahwa usia masuk sekolah di Australia adalah 6 tahun (untuk masuk kelas 1 SD). 

Waktu itu, saya mengembalikan formulir di hari yang sama, karena anak saya juga gak sabar buat sekolah di tempat baru, jadi ya hari itu juga interview dilakukan. Orang tua dan anak di interview di ruang kepala sekolah, dengan pertanyaan2 santai misalnya, bagaimana si kecil selama sekolah di Indonesia, suka kegiatan apa, dan lain2. Tenang aja teman2...interview dilakukan untuk perkenalan awal saja, dan bukan untuk tes baca, hitung, dan lain2..😊. Sebagai informasi, pada saat itu anak saya hanya mengerti beberapa kata dalam bahasa Inggris, dan tidak lancar berbicara dalam bahasa Inggris. Tapi karena prinsip nya 'anak2 akan belajar dengan caranya masing2', persyaratan seperti 'mengerti bahasa Inggris' tidak termasuk sebagai keharusan untuk masuk sekolah. 

Setelah formulir dan syarat dokumen dikembalikan ke sekolah, kita diminta untuk menunggu Letter of Enrollment (surat penerimaan) untuk sekolah yang akan dikirim via pos. Jika LoE itu sudah didapat, maka keesokan hari nya si kecil sudah bisa masuk sekolah. Dalam 1 tahun ajaran, terdapat 4 term yang dimulai Januari, Mei, Juli, dan Oktober. 

Biaya?
Karena saya awardee dari beasiswa Australia Awards, maka sekolah anak gratis alias free. Alhamdulillah, ini salah satu kemudahan yang bisa didapatkan dari beasiswa AAS. Dari pengalaman saya, hanya ada 2 biaya yang harus saya keluarkan pada saat anak mulai sekolah.
a) Baju seragam: Ini yang muahaal...😅..mungkin karena saya kebiasaan beli seragam sekolah di pasar Indonesia (hehehe), jadi pas beli seragam disini saya geleng2 kepala..ckckck. Sebagai gambaran, harga seragam (dress) adalah $40-45 (alias 400ribuan) per potong, belum lagi baju olah raga, jaket dengan emblem (kalo masuk sekolah pas winter) dan topi. Jadi ya lumayan pusing abis terima nota pembeliannya...😅. Sebetulnya ada solusi untuk membeli seragam 2nd, tapi kok ya waktu itu saya gak nemu ukurannya, jadi ya beli baru deh...:)

b) Uang buku (kertas aktifitas) selama 1 term. Ini jumlah nya sekitar $60. 

Jam sekolah?
Sekolah disini dilakukan dari Senin s.d. Jumat. Bel masuk sekolah jam 9.10 dan bel pulang jam 15.10. Jangan lupa bawa makan siang, buah, dan cemilan lain (misal biskuit atau keripik) sebagai bekal anak. Tidak disarankan untuk membawa coklat atau kacang, karena kuatir ada anak lain yang alergi pada 2 makanan tersebut. Sebetulnya tersedia kantin juga, tapi untuk di sekolah anak saya, kantin nya tidak tiap hari buka dan menunya juga terbatas. Jadi lebih nyaman untuk bawa sendiri dari rumah. 

Oh ya, kalau si anak mau ijin sholat Dzuhur, sekolah juga akan memfasilitasi dengan memberikan ruangan untuk sholat. Jadi jangan kuatir ya...

Demikian teman2, mudah ya proses nya? hal yang paling sulit menurut saya pada proses ini adalah 'kesiapan' anak untuk masuk ke lingkungan yang sangat baru. Ada anak yang santai-santai saja, tetapi juga ada anak yang stress dan (bahkan) menolak untuk sekolah. Terlepas dari itu, Insha Allah selalu ada kemudahan..Aamiin.

Jika teman2 punya pertanyaan, silakan tuliskan di kolom comment ya..sampai ketemu!

Salam,
Share This :
avatar

Mbak Amelia...untuk biaya sekolah anak bnr gratis apakah berlaku karena awardee AAS ya,karena saya sempat tanya dg temen yg sekolah di sana byr pribdadi sekolahnya,tp sptnya dia bukan awardee AAS?kalo upgrade asuransi itu ditanggung pribadi ya?biaya brp pada tahun tsb mbak?makasih ya Mbak infonya

Friday, March 29, 2019
avatar
Amelia

Halo mbak rennik,
Jika awardee AAS memang gratis biaya sekolah anaknya, tetapi kalau ybs mengambil studi PhD (setahu saya untuk non-awardee AAS) juga di gratiskan. Dan untuk upgrade asuransi, biaya pribadi mbak, dan harus dibayar sekaligus di muka. Biaya yang saya tulis di postingan di atas adalah biaya tahun 2018 mbak. Demikian, mudah2an membantu.

Saturday, March 30, 2019
avatar

waktu membuat visa untuk anak apakah harus sudah ada LoE dari sekolahnya ?

Tuesday, April 23, 2019
avatar
Amelia

Halo pak, pada keadaan saya, tidak perlu LoE dari sekolah. Tetapi surat yang diberikan dari Departemen Pendidikan disini (bisa diurus online) sudah bisa digunakan untuk mengurus visa. Anak baru saya daftarkan langsung ke sekolah ketika ybs sudah sampai di Australia. Demikian, mudah2an membantu pak.

Tuesday, April 23, 2019
avatar

Mbak Amelia boleh bertanya, karena tahun ajaran di Sydney berbeda dengan indonesia, waktu pindah ke sana, apakah anak mbak mengulang di kelas yang sama? Atau naik ke kelas yg lebih tinggi ya?

Friday, November 15, 2019
avatar
Amelia

Halo mbak Eunike,

Setelah berdiskusi dengan kepala sekolah, kami putuskan untuk masuk di kelas yang sama dengan sekolah di Indonesia. Alasan utama saya adalah untuk memberikan kesempatan untuk anak saya beradaptasi dengan kondisi sekolah di Australia, termasuk bersosialisasi dengan teman2 baru disini. Pada diskusi, ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan mbak..misalnya, usia anak, kesiapan (emosional faktor), dan lain2. Hal ini dapat didiskusikan lebih lanjut dengan kepala sekolah/guru tempat anak nanti bersekolah.
Demikian mbak, mudah2an dapat membantu.

Monday, November 18, 2019
avatar

Thankyou mbak buat sharingnya. Oya mbak, mohon bertanya lagi, untuk mendaftar ke Departemen Pendidikan bagaimana ya caranya? Apakah via website www.deinternational.nsw.edu.au lalu apakah masuk kategori Temporary Resident Program?
Terimakasih sebelumnya

Wednesday, November 20, 2019
avatar
Amelia

Halo Mbak Eunike,

Betul sekali mbak, dari website yang mbak sebutkan diatas. Dari situ, tinggal ikuti saja petunjuk dan langkah2nya. Semoga lancar2 ya prosesnya mbak!

Friday, November 22, 2019
avatar

Halo mba..terimakasih atas tulisannya.
Unt anak usia pre-school (TK) apa syaratnya sama mba? Dan unt day care juga. Anak sy usia 4 th dan 1 th. Trrimakasih.

Sunday, April 05, 2020
avatar
Amelia

Halo juga mbak,
Untuk TK, disini sudah masuk ke lingkup primary school. Sehingga saya pikir syarat umum akan sama seperti anak2 yang masuk SD. Untuk anak di day care, mohon maaf saya tidak bisa menjawab sesuai pengalaman. Mungkin link dibawah ini (untuk state nsw) dapat membantu menambah informasi yang dicari:
https://www.service.nsw.gov.au/transaction/find-early-childhood-education-and-child-care-providers
Demikian, semoga sehat2 selalu semua ya mbak!

Monday, April 06, 2020
avatar

Hai mbaaak. Senang akhirnya menemukan tulisan mbak terkait sekolah anak. Saya mendapatkan informasi dari salah satu agen pendidikan di Indonesia, bahwa jika membawa anak lebih dari 5 tahun harus sudah daftar dulu sekolahnya di australia, baru bisa mengajukan visa. Jika kita masih di Indonesia, prosedur pendaftarannya bagaimana ya? Saya juga cukup khawatir dengan biaya sekolah anak jika harus membayar sendiri. Kira2 berapa yg harus saya siapkan jika membayar sendiri ya mbak? Thanks in advance. Sukses buat kuliahnya. Ditunggu kisah2 menarik lainnya.

Saturday, June 27, 2020
avatar
Amelia

Halo kembali mbak Riris,
Saya kurang update apakah aturan saat ini berbeda, tapi sepengalaman saya dulu, daftar sekolah anak bisa dilakukan ketika si anak sampai di Oz. Visa bisa diajukan, asalkan kita sudah mendaftar ke departemen pendidikan nya dulu. Mungkin link ini bisa membantu mbak Riris untuk melihat informasi terkait sekolah anak, silakan copy link dibawah ya mbak...
https://dings-web.squiz.cloud/study-options/study-programs/temporary-residents

Pada web tersebut mbak Riris bisa mendapatkan informasi lebih lengkap terkait sekolah anak, termasuk biaya sekolah (jika memang harus membayar).

Mudah2an dapat membantu mbak, kalau ada yang kurang jelas bisa ditanyakan kembali :)

Monday, June 29, 2020