Pendaftaran beasiswa AAS tahun 2021 sudah di depan mata! Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran beasiswa AAS tahun ini dibuka mulai 1 Februari sampai 30 April 2021. Pada postingan kali ini, saya ingin berbagi informasi terkait pendaftaran beasiswa AAS 2021. Semoga bisa membantu teman-teman yang sedang mempersiapkan proses pendaftaran beasiswa AAS dan mudah2an akan lebih banyak juga yang merasakan studi S2 atau S3 di Australia ya..Aamiin. Berikut ini informasinya!
Sebelum mendaftar, cek dulu persyaratan pendaftaran yang sudah saya tuliskan di artikel sebelumnya (klik di sini untuk artikel lengkap). Jika kondisi sudah terpenuhi, maka pendaftaran online sudah dapat dilakukan melalui dua website berikut:
- Website OASIS (https://oasis.dfat.gov.au). Bila sudah mendapatkan nomor registrasi OASIS, maka lengkapi informasi tambahan (Additional Information for Online Application) di website no.2
- Website AAI (https://www.australiaawardsindonesia.org/content/264/12/additional-information-form-2022-intake?sub=true).
Beasiswa AAS 2021 |
- Sertifikat asli hasil IELTS/TOEFL/PTE
- Ijasah yang dilegalisir oleh lembaga yang menerbitkan dokumen atau notaris publik
- Transkrip nilai yang dilegalisir oleh lembaga yang menerbitkan dokumen atau notaris publik
- Curriculum Vitae terbaru dalam bahasa Inggris
- Fotokopi KTP/Paspor pada halaman identitas diri
- Fotokopi Akta kelahiran atau setaranya
- Transkrip dan ijasah S1 dan S2 yang telah dilegalisir
- Referensi akademis dari pembimbing S2
- Proposal penelitian (terdapat isian di formulir aplikasi)
- Sebaiknya memiliki potensial supervisor pada universitas tujuan (melampirkan bukti korespondensi pada aplikasi).
Pengumuman hasil seleksi pertama diperkirakan sekitar bulan Juni 2021. Bila lolos seleksi pertama, teman-teman akan mengikuti seleksi kedua yaitu tes IELTS dan Interview.
TIPS ketika mengikuti seleksi pertama (dokumen):
- Sediakan waktu yang cukup untuk melengkapi formulir aplikasi. Ingat bahwa akan ada pertanyaan mengenai pilihan jurusan atau universitas, motivasi, dan lain-lain yang harus dijawab dengan sangat baik.
- Terkait dokumen, lengkapi dokumen dan syarat yang diminta! Cek kembali formulir aplikasi AAS untuk daftar lengkap dokumen yang diperlukan. Jika belum memenuhi syarat yang diminta, tidak usah dilanjutkan untuk mengirim aplikasi karena otomatis aplikasi akan ditolak/tercoret. Lebih baik persiapkan diri lebih baik lagi agar dapat mendaftar pada periode berikutnya.
- Jangan tunggu sampai menit terakhir untuk submit aplikasi. Dari pengalaman, sistem akan sibuk pada saat-saat terakhir. Sayang sekali apabila aplikasi yang sudah lengkap tidak dapat sukses di submit.
Mudah-mudahan informasi ini bermanfaat bagi teman-teman. Kalau ada pertanyaan, silakan tulis di kolom komentar ya...Insha Allah saya jawab secepat dan semampu saya. Sehat-sehat semuanya dan semoga lancar proses mendaftar beasiswanya!
Share This :
comment 28 komentar
more_vertSalam kak,
Minggu, Januari 31, 2021Aq Fitri salam kenal..
mau tanya untuk syarat toefl apa bisa pake ITP ya?
makasii
Salam kenal kembali Fitri,
Minggu, Januari 31, 2021Iya, untuk TOEFL bisa pakai ITP. Mudah2an lancar proses beasiswanya ya!
Halo Kak,
Senin, Februari 01, 2021Izin bertanya, untuk ijazah dan transkrip nilai apakah harus dalam Bahasa Inggris? Apakah ada pihak translator yang ditunjuk untuk AAS?
Terima kasih banyak sebelumnya.
Halo,
Senin, Februari 01, 2021Pada sesi informasi untuk GFA yang saya ikuti minggu lalu, dikatakan bahwa untuk pendaftaran saat ini tidak memerlukan ijasah dan transkrip nilai terjemahan. Mohon di cek kembali ke handbook ya...tapi kalaupun dokumennya mau diterjemahkan, dapat ke lembaga bahasa universitas atau penerjemah tersumpah, untuk kemudian dilegalisir. Demikian, mudah2an dapat membantu.
Salam. Informasi yg menarik... Mau bertanya, KTP dan akta kelahiran perlu ditranslate kah? Lalu ijazah dan transkrip di legalisir itu maksudnya fotokopiannya apa lembar aslinya di legalisir? (Pernah tau ada legalisir file asli).
Senin, Februari 08, 2021Salam mbak Ami, KTP dan akte kelahiran tidak perlu ditranslate. Kalau untuk ijazah dan transkrip, yang diperlukan adalah fotocopy keduanya yang dilegalisir (jadi yang asli di fotocopy, trus dilegalisir yg fotocopy nya). Demikian, mudah2an membantu ya mbak!
Senin, Februari 08, 2021Alo kak amelia, untuk syarat ambil Phd. Sebaiknya memiliki potensial supervisor pada universitas tujuan (melampirkan bukti korespondensi pada aplikasi). Bisa dijelaskan dulu kaka apakah menggunakan ini. Dan jika ya bagaimana cara mendapatkannya. Terimakasih
Selasa, Februari 09, 2021Halo Mbak Nanik,
Rabu, Februari 10, 2021Iya mbak..dulu saya melampirkan bukti komunikasi (copy email) dengan potensial supervisor. Jadi sebelum mendaftar beasiswa, saya sudah cari2 kampus tujuan dulu mbak..sekaligus juga potensial spv yang kira2 bisa membimbing. Jadi email komunikasi awal saya (secara garis besar) dng potensial spv saat itu dilampirkan untuk dokumen tambahan beasiswa. Demikian mbak, mudah2an dapat membantu!
Halo kak Amel :) Terima kasih sebelumnya atas postingan yang bermanfaat ini.. Saya mau tanya kak, saat sedang proses mendaftar online, apakah perlu melampirkan LOA? Saya kurang paham apakah harus daftar kampus dulu atau AASnya dulu? Lalu kak satu lagi, terkait referees untuk program Master, harus menyertakan 1 atau 2 referee yaa kak? Saya sudah baca2 tapi masih bingung hehe. Terima kasih kakk
Rabu, Februari 17, 2021Halo juga Imelia deborah,
Rabu, Februari 17, 20211. Tidak diperlukan LoA untuk mendaftar beasiswa AAS. Kalaupun sudah memiliki LoA, dapat dilampirkan sebagai dokumen tambahan (Tapi adanya LoA juga tidak menjamin lolos beasiswa AAS).
2. Reference letter/report sebetulnya diperlukan untk pelamar PNS/Master by research/PhD. Jadi sifatnya tidak wajib bagi pelamar Master by coursework. Kalaupun Imelia ingin menyertakan reference report/letter, cukup minta 1 saja dari tempat bekerja sekarang (pimpinan) atau pihak lain yang Imelia yakin dapat memberikan informasi yang cukup/baik untuk memberikan referensi.
Demikian, mudah2an dapat membantu. Lancar2 proses mendaftarnya ya!
Terima kasih banyak Kakkk! Semoga sehat dan sukses terus untuk Kakak :)
Kamis, Februari 18, 2021salam kak,
Senin, Februari 22, 2021mau bertanya, jika sudah memiliki pasangan dan anak, sebaiknya apa mencantumkan bahwa mereka akan ikut ke australia atau tidak ketika mengisi form di OASIS? apakah akan ada poin plus minusnya?
terima kasih sebelumnya
Salam,
Senin, Februari 22, 2021Mengisi atau tidak mengisi informasi tersebut, tidak akan berpengaruh apa-apa ke aplikasi beasiswa. Saran saya, isi saja sesuai keadaan mas/mbak saat ini. Demikian, mudah2an membantu.
Assalamu'alaikum.mba.. salam kenal.mba, saya nanda. Mau bertanya untuk pengisian di bagian scholarship application itu jika kita menjabarkan bahwasanya ada beasiswa lain yg juga akan di apply, apakah akan mempengaruhi lulus atau tidaknya aplikasi si pelamar mba..? Terima Kasih atas infonya :)
Selasa, Maret 16, 2021Waalaikumussalam Nanda,
Selasa, Maret 16, 2021Salam kenal juga! Tidak berpengaruh apa2 Nanda, kebetulan aku dulu juga mengisi informasi tersebut. Tapi ada juga awardee lain yang tidak mengisi. Jadi keduanya (isi ataupun tidak) tetap berpeluang untuk menjadi awardee :) Semoga lancar2 ya proses pendaftaran beasiswanya!
Halo Mbak Amelia, salam kenal 🙏 saya Natasya.
Selasa, Maret 30, 2021Mau bertanya mbak, jadi saya sedang apply AAS untuk master by coursework dan sudah mendapat master juga di univ dalam negeri. Namun karena saya baru lulus S2 pertengahan maret kemarin, dari univ saya baru menyediakan surat keterangan lulus dan khs saja, khs pun semester terakhir masih belum bisa diterbitkan karena beberapa kendala.
Apakah mungkin Mbak Amelia ada saran dan insight mengenai hal ini? Terima kasih sebelumnya 🙏
Halo Natasya, salam kenal juga!
Selasa, Maret 30, 2021Koreksi bila saya salah menyimpulkan, berarti Natasya ingin melamar untuk ambil S2 lagi kah? Bila ya, sebenarnya dokumen ijazah dan transkrip yang diperlukan adalah dokumen pada saat S1. Jadi kalaupun ijazah dan transkrip S2 (yang sudah diambil) belum tersedia, ya tidak apa2.
Menurut saya, jika kondisinya seperti di atas, Natasya harus bersiap untuk memberikan alasan yang kuat pada pertanyaan2 seperti, mengapa harus ambil S2 lagi di Australia? Mengapa tidak ambil S3? dan pertanyaan2 sejenis lainnya. Justifikasi (alasan terkait) dapat Natasya jelaskan pada formulir aplikasi.
Demikian, mudah2an dapat membantu!
Noted mbak! Terima kasih banyak atas jawaban dan arahannya
Selasa, Maret 30, 2021Salam mba Amelia,
Senin, April 19, 2021Mba, saya butuh pencerahan terkait sertifikat hasil tes IELTS.
Saya man baru ikut test tgl 17 April 2021 kmrn, untuk hasilnya dijadwalkan keluar 13hari stlh tgl test, berarti tgl 30 April baru bs saya terima.
Nah, padahal utk daftar AAS ini kan perlu melampirkan hasil test IELTS ya?
Apakah kira2 bisa ya mba kalo saya lampirkan screenshot dr web utk cwk IELTS online?
atau gimana ya mba baiknya.
Salam kembali!
Selasa, April 20, 2021Wah, mepet sekali dengan tanggal tutup pendaftaran ya..saya kurang paham apakah bisa melampirkan screenshot dari web (walaupun tetap bisa dicoba untuk melampirkan jika dokumen belum diterima). Untuk lebih jelasnya, bagaimana bila menghubungi pihak AAI via email di longtermawards@australiawardsindonesia.org
Mudah2an pihak AAI bisa memberikan jawaban jelas untuk pertanyaan kamu. Semoga lancar2 pendaftaran beasiswanya!
Assalaamu'alaikum mbak,
Selasa, Juli 13, 2021Perkenalkan saya Sidik. Saya ingin tanya, jika kita lolos kualifikasi AAS tapi belum memiliki LOA dan belum mendaftar di kampus Asutralia manapun, apakah nantinya kita tetap akan mendaftar sendiri ke kampur tujuan? atau pihak AAS yang akan bantu mendaftarkan?
terimakasih sebelumnya (li)(li)(li)
Waalaikumussalam Sidik,
Selasa, Juli 13, 2021LoA bukanlah syarat untuk mendaftar dan mendapatkan beasiswa AAS. Artinya, tidak apa2 kalau memang belum memiliki LoA. Jika Sidik nanti terpilih sebagai awardee, pihak AAS akan membantu awardee untuk mendaftar pada kampus yang diminati. Kita hanya menyiapkan dokumen yang diminta, sedangkan proses pendaftaran ke kampus akan di handle oleh pihak AAS. Demikian, mudah2an membantu!
Aslmkm, Mb Amel. salam kenal ya, saya mau bertanya terkait mencicil kelengkapan dokumen di dua website yang harus diisi. apakah kita bs menyimpan sementara dokumen y sdh ada (upload) tapi blm di submit? apakah ketika kita tinggalkan website nya akan tetap tersimpan ya. mohon informasinya. terima kasih
Jumat, April 21, 2023waalaikumussalam,
Rabu, April 26, 2023Apakah mbak/mas sudah mulai mencicil dokumen di website? karena seingat saya, ada perubahan mulai tahun ini karena hanya ada 1 website yang harus diisi. Tapi tolong dicek kembali ya mbak/mas...
Terkait pertanyaan yang diberikan, betul, dokumen akan tersimpan jika kita sudah upload. Jadi tinggal menambahkan saja mana yang kurang. Begitu ya mbak/mas...mudah2an lancar rencana studi lanjutnya!
Permisi mbak, saya mau bertanya. Mohon maaf sebelumnya, bagaimana proses penyerahan uang beasiswa ke awardee nya? apakah langsung dibayar di muka atau menggunakan uang kita terlebih dahulu kemudian nantinya diganti oleh pihak AAS? Terima kasih
Senin, Desember 04, 2023Halo Mbak,
Rabu, Desember 06, 2023Karena pertanyaannya sama dengan diskusi kita kemarin di ig, jadi lanjut saja di ig ya Mbak..terima kasih banyak sudah baca2 blog aku!
Assalamualaikum.Mau bertanya tentang ijazah dan transkrip yang dilegalisir mbak..berarti kita kirim scan foto copy ijazah dan transkrip yg dilegalisir tersebutkah mbak? Soalnya di kampus saya juga ada layanan penterjemahan ijazah, jadi sy pikir adalah itu.. Terima kasih
Kamis, Maret 21, 2024Waalaikumussalam Mas Abdullah,
Sabtu, Maret 23, 2024Betul yang dilegalisir, Mas. Kalau ada translate (dan legalisir) nya dalam Bahasa Inggris boleh disertakan, tapi kalau pun tidak ada ya tidak masalah (karena dokumen ijazah dan transkrip tidak wajib dalam bahasa Inggris). Demikian, mudah2an dapat membantu.