-->
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00-IDBLANTER.COM
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00
BLANTERWISDOM101

Berminat Mendaftar Beasiswa Australia Awards (AAS) 2021?

Kamis, 28 Januari 2021
Salam!
Pendaftaran beasiswa AAS tahun 2021 sudah di depan mata! Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran beasiswa AAS tahun ini dibuka mulai 1 Februari sampai 30 April 2021.  Pada postingan kali ini, saya ingin berbagi informasi terkait pendaftaran beasiswa AAS 2021. Semoga bisa membantu teman-teman yang sedang mempersiapkan proses pendaftaran beasiswa AAS dan mudah2an akan lebih banyak juga yang merasakan studi S2 atau S3 di Australia ya..Aamiin. Berikut ini informasinya!

Sebelum mendaftar, cek dulu persyaratan pendaftaran yang sudah saya tuliskan di artikel sebelumnya (klik di sini untuk artikel lengkap). Jika kondisi sudah terpenuhi, maka pendaftaran online sudah dapat dilakukan melalui dua website berikut:
  1. Website OASIS (https://oasis.dfat.gov.au). Bila sudah mendapatkan nomor registrasi OASIS, maka lengkapi informasi tambahan (Additional Information for Online Application) di website no.2
  2. Website AAI (https://www.australiaawardsindonesia.org/content/264/12/additional-information-form-2022-intake?sub=true).
Ingat bahwa teman-teman wajib mengisi formulir aplikasi di kedua website tersebut (lengkapi di dua-2nya)! 👍
Beasiswa AAS 2021
Pada saat mendaftar, jangan lupa untuk melengkapi persyaratan dokumen berikut ini:
  • Sertifikat asli hasil IELTS/TOEFL/PTE
  • Ijasah yang dilegalisir oleh lembaga yang menerbitkan dokumen atau notaris publik
  • Transkrip nilai yang dilegalisir oleh lembaga yang menerbitkan dokumen atau notaris publik
  • Curriculum Vitae terbaru dalam bahasa Inggris
  • Fotokopi KTP/Paspor pada halaman identitas diri
  • Fotokopi Akta kelahiran atau setaranya
Untuk pelamar program PhD/S3, terdapat persyaratan tambahan selain dokumen di atas - yaitu:
  • Transkrip dan ijasah S1 dan S2 yang telah dilegalisir
  • Referensi akademis dari pembimbing S2
  • Proposal penelitian (terdapat isian di formulir aplikasi)
  • Sebaiknya memiliki potensial supervisor pada universitas tujuan (melampirkan bukti korespondensi pada aplikasi).
Pengumuman hasil seleksi pertama diperkirakan sekitar bulan Juni 2021. Bila lolos seleksi pertama, teman-teman akan mengikuti seleksi kedua yaitu tes IELTS dan Interview. 

TIPS ketika mengikuti seleksi pertama (dokumen):
  • Sediakan waktu yang cukup untuk melengkapi formulir aplikasi. Ingat bahwa akan ada pertanyaan mengenai pilihan jurusan atau universitas, motivasi, dan lain-lain yang harus dijawab dengan sangat baik.
  • Terkait dokumen, lengkapi dokumen dan syarat yang diminta! Cek kembali formulir aplikasi AAS untuk daftar lengkap dokumen yang diperlukan. Jika belum memenuhi syarat yang diminta, tidak usah dilanjutkan untuk mengirim aplikasi karena otomatis aplikasi akan ditolak/tercoret. Lebih baik persiapkan diri lebih baik lagi agar dapat mendaftar pada periode berikutnya.
  • Jangan tunggu sampai menit terakhir untuk submit aplikasi. Dari pengalaman, sistem akan sibuk pada saat-saat terakhir. Sayang sekali apabila aplikasi yang sudah lengkap tidak dapat sukses di submit.
Silakan mengacu pada pada website Australia Awards in Indonesia (AAI) untuk informasi lebih lanjut: www.australiaawardsindonesia.org

Mudah-mudahan informasi ini bermanfaat bagi teman-teman. Kalau ada pertanyaan, silakan tulis di kolom komentar ya...Insha Allah saya jawab secepat dan semampu saya. Sehat-sehat semuanya dan semoga lancar proses mendaftar beasiswanya!







Share This :
avatar
Anonim

Salam kak,
Aq Fitri salam kenal..
mau tanya untuk syarat toefl apa bisa pake ITP ya?
makasii

Minggu, Januari 31, 2021
avatar
Amelia

Salam kenal kembali Fitri,
Iya, untuk TOEFL bisa pakai ITP. Mudah2an lancar proses beasiswanya ya!

Minggu, Januari 31, 2021
avatar
Anonim

Halo Kak,
Izin bertanya, untuk ijazah dan transkrip nilai apakah harus dalam Bahasa Inggris? Apakah ada pihak translator yang ditunjuk untuk AAS?
Terima kasih banyak sebelumnya.

Senin, Februari 01, 2021
avatar
Amelia

Halo,
Pada sesi informasi untuk GFA yang saya ikuti minggu lalu, dikatakan bahwa untuk pendaftaran saat ini tidak memerlukan ijasah dan transkrip nilai terjemahan. Mohon di cek kembali ke handbook ya...tapi kalaupun dokumennya mau diterjemahkan, dapat ke lembaga bahasa universitas atau penerjemah tersumpah, untuk kemudian dilegalisir. Demikian, mudah2an dapat membantu.

Senin, Februari 01, 2021
avatar

Salam. Informasi yg menarik... Mau bertanya, KTP dan akta kelahiran perlu ditranslate kah? Lalu ijazah dan transkrip di legalisir itu maksudnya fotokopiannya apa lembar aslinya di legalisir? (Pernah tau ada legalisir file asli).

Senin, Februari 08, 2021
avatar
Amelia

Salam mbak Ami, KTP dan akte kelahiran tidak perlu ditranslate. Kalau untuk ijazah dan transkrip, yang diperlukan adalah fotocopy keduanya yang dilegalisir (jadi yang asli di fotocopy, trus dilegalisir yg fotocopy nya). Demikian, mudah2an membantu ya mbak!

Senin, Februari 08, 2021
avatar

Alo kak amelia, untuk syarat ambil Phd. Sebaiknya memiliki potensial supervisor pada universitas tujuan (melampirkan bukti korespondensi pada aplikasi). Bisa dijelaskan dulu kaka apakah menggunakan ini. Dan jika ya bagaimana cara mendapatkannya. Terimakasih

Selasa, Februari 09, 2021
avatar
Amelia

Halo Mbak Nanik,
Iya mbak..dulu saya melampirkan bukti komunikasi (copy email) dengan potensial supervisor. Jadi sebelum mendaftar beasiswa, saya sudah cari2 kampus tujuan dulu mbak..sekaligus juga potensial spv yang kira2 bisa membimbing. Jadi email komunikasi awal saya (secara garis besar) dng potensial spv saat itu dilampirkan untuk dokumen tambahan beasiswa. Demikian mbak, mudah2an dapat membantu!

Rabu, Februari 10, 2021
avatar

Halo kak Amel :) Terima kasih sebelumnya atas postingan yang bermanfaat ini.. Saya mau tanya kak, saat sedang proses mendaftar online, apakah perlu melampirkan LOA? Saya kurang paham apakah harus daftar kampus dulu atau AASnya dulu? Lalu kak satu lagi, terkait referees untuk program Master, harus menyertakan 1 atau 2 referee yaa kak? Saya sudah baca2 tapi masih bingung hehe. Terima kasih kakk

Rabu, Februari 17, 2021
avatar
Amelia

Halo juga Imelia deborah,
1. Tidak diperlukan LoA untuk mendaftar beasiswa AAS. Kalaupun sudah memiliki LoA, dapat dilampirkan sebagai dokumen tambahan (Tapi adanya LoA juga tidak menjamin lolos beasiswa AAS).
2. Reference letter/report sebetulnya diperlukan untk pelamar PNS/Master by research/PhD. Jadi sifatnya tidak wajib bagi pelamar Master by coursework. Kalaupun Imelia ingin menyertakan reference report/letter, cukup minta 1 saja dari tempat bekerja sekarang (pimpinan) atau pihak lain yang Imelia yakin dapat memberikan informasi yang cukup/baik untuk memberikan referensi.
Demikian, mudah2an dapat membantu. Lancar2 proses mendaftarnya ya!

Rabu, Februari 17, 2021
avatar

Terima kasih banyak Kakkk! Semoga sehat dan sukses terus untuk Kakak :)

Kamis, Februari 18, 2021
avatar
Anonim

salam kak,
mau bertanya, jika sudah memiliki pasangan dan anak, sebaiknya apa mencantumkan bahwa mereka akan ikut ke australia atau tidak ketika mengisi form di OASIS? apakah akan ada poin plus minusnya?
terima kasih sebelumnya

Senin, Februari 22, 2021
avatar
Amelia

Salam,
Mengisi atau tidak mengisi informasi tersebut, tidak akan berpengaruh apa-apa ke aplikasi beasiswa. Saran saya, isi saja sesuai keadaan mas/mbak saat ini. Demikian, mudah2an membantu.

Senin, Februari 22, 2021