-->
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00-IDBLANTER.COM
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00
BLANTERWISDOM101

Tips Menjawab Supporting Statements pada Aplikasi Beasiswa AAS

Minggu, 21 Februari 2021
Salam!
Bagi teman-teman yang mendaftar beasiswa AAS, kemungkinan besar sudah mengetahui bahwa pada website oasis akan terdapat salah satu poin (tepatnya no.15 dari 19 poin yang ada) yang bernama "supporting statement." Pada poin tersebut terdapat empat pertanyaan yang masing-masing harus diisi dengan maksimal 2000 karakter yang (menurut saya) menjadi kunci lolos atau tidaknya teman-teman pada beasiswa AAS. Sampai disini, banyak pendaftar yang mencari tahu: Apa jawaban yang benar untuk setiap pertanyaan? 

Postingan kali ini tidak membahas apa jawaban yang benar untuk empat pertanyaan tersebut, karena utamanya jawaban tentu akan tergantung pada kondisi teman-teman. Latar belakang pendidikan dan/atau pekerjaan, pengalaman berorganisasi, dan kondisi pekerjaan saat ini adalah beberapa dari banyak contoh kondisi yang mempengaruhi jawaban teman-teman. Nah, kali ini saya akan berbagi tips yang mudah-mudahan dapat dijadikan panduan dalam menjawab supporting statements pada formulir aplikasi beasiswa AAS. Kita bahas masing-masing pertanyaan ya..

1. Why did you choose your proposed course and institution? 
Penjelasan: Pertanyaan ini terkait dengan alasan spesifik mengapa memilih jurusan (course) tertentu dan di kampus (institution) tertentu. Untuk menjawab pertanyaan ini, teman-teman bisa menghubungkannya dengan latar belakang dari sisi pekerjaan saat ini, pendidikan terdahulu, rencana penelitian, ataupun rencana/tujuan teman-teman di masa yang akan datang. Tentunya, masukkan juga keunggulan dari jurusan dan/atau kampus tersebut (dibandingkan jurusan/kampus lain di Australia) yang dapat mendukung tercapainya tujuan (goal) teman-teman.

2. How will the proposed study contribute to your career?
Penjelasan: Pertanyaan ini terkait dengan kontribusi apa yang akan teman-teman berikan setelah menyelesaikan studi di Australia. Untuk menjawab pertanyaan ini, teman-teman bisa menghubungkannya dengan tujuan (spesifik pada karir) yang ingin dilakukan di masa depan. Bagaimana studi di Australia yang teman-teman jalani dapat membantu untuk memberikan kontribusi positif, khususnya pada karir. Ingat untuk selalu memberikan contoh atau penjelasan yang spesifik.
menjawab supporting statements beasiswa AAS (ilustrasi pexels.com)
3. How have you contributed to solving a challenge and to implementing change or reform?(Be specific and include: what aspect/s of your leadership knowledge, skills and practice you consider to be well established and effective; which people or organisations you worked with to solve the problem; and what creative methods were used.)
Penjelasan: Singkatnya, pertanyaan ini terkait dengan pengalaman teman-teman membantu orang lain/komunitas/institusi dalam menyelesaikan masalah yang ada, maupun untuk melakukan perubahan. Untuk menjawabnya, teman-teman bisa ambil satu pengalaman ketika teman-teman berada dalam kondisi permasalahan. Jelaskan secara spesifik apa yang sudah teman-teman lakukan dalam membantu menyelesaikan permasalahan tersebut, bagaimana hal tersebut efektif untuk menyelesaikan permasalahan, tantangan apa yang dihadapi pada kondisi tersebut, dan mungkin solusi perubahan yang dapat diterapkan untuk menghindari permasalahan terjadi kembali. 

4. Please:- a) give up to three practical examples of how you intend to use the knowledge, skills and connections you will gain from your scholarship. Possible tasks can be personal and/or professional; and b) list any possible constraints you think may prevent you from achieving these tasks.
Penjelasan: Singkatnya, pertanyaan pada poin (a) terkait dengan contoh (paling banyak tiga contoh) tindakan yang akan dilakukan setelah menyelesaikan studi di Australia. Teman-teman bisa hubungkan dengan kondisi yang ada di komunitas/institusi saat ini, maupun dengan pengembangan diri pribadi. Jelaskan juga bagaimana contoh tindakan tersebut dapat memberikan dampak positif maupun perubahan bagi sekitar. Sedangkan untuk poin (b), teman-teman dapat memberikan contoh tantangan yang mungkin akan dihadapi untuk mencapai tujuan tersebut. Misal: biaya, sumber daya manusia, maupun hal lainnya. 

Saran saya dalam menjawab empat pertanyaan tersebut adalah: honest (jujur), specific (spesifik, khusus), dan to-the-point (tidak bertele-tele). Teman-teman bisa baca postingan saya sebelumnya mengenai tiga kesalahan yang umum dilakukan pada saat mendaftar beasiswa AAS (klik di sini untuk artikel lengkap). Jadi, revisi dan baca kembali sebelum submit aplikasi. Formulir pendaftarannya kan juga bisa disimpan online 👍

Semoga postingan ini dapat membantu ya...Kalau ada yang ingin ditanyakan, silakan tinggalkan pertanyaan di kolom komentar, Insha Allah saya jawab secepatnya. Semangat dan semoga lancar proses beasiswanya!





Share This :
avatar

Salam mb,
Perkenalkan saya putri dari Padang.
Saya ingin bertanya terkait dengan pilihan kampus saat mendaftar di OSIS, kita dapat memilih 2 universitas. Bagaimana tips untuk menulis jawaban dari pertanyaan berikut. "Why did you choose your proposed course and institution?". Karna kalau kita menyebutkan salah satu institusi saja, nyatanya kita memilih 2 institusi berbeda, meskipun courses yang sama. Trims mb.

Rabu, Maret 10, 2021
avatar
Amelia

Waalaikumussalam Putri,
Pengalaman saya adalah lebih menekankan jawaban kepada pilihan pertama institusi. Alasannya lebih kepada preferensi utama, karena saya lebih "menginginkan" masuk pada pilihan pertama dibanding yang kedua (walaupun secara umum, keduanya menjadi preferensi). Alternatif lain adalah menekankan jawaban pada institusi yang Putri sudah melakukan komunikasi terkait riset yang akan dilakukan. Demikian, mudah2an dapat membantu.

Kamis, Maret 11, 2021
avatar

Hai Mba Amelia,

Salam kenal... Nama saya Jani dari Jakarta. Saya bukan seorang dosen tapi saya bekerja di sebuah organiisasi yang bergerak dalam pengembangan pendidikan di Indonesia. Saya baca di persyaratan bahwa dosen diprioritaskan untuk mencoba Doctorate pada beasiswa AAS?

Pertanyaan selanjutnya adalah, pada formulir tambahan yang diberikan oleh AAS Indonesia (selain form dari DFAT), disitu disarankan untuk berdiskusi dengan staff dari Universitas tujuan kita di Aussie jika kita akan apply untuk Doctorate Degree... Apakah Mba Amelia bisa memberikan masukan untuk hal ini.

Demikian dulu pertanyaan saya, penjelasan dari Bu Amelia akan sangat membantu saya mengisi aplikasi AAS ini. Terima kasih.

Salam,
Jani

Sabtu, Maret 13, 2021
avatar
Amelia

Hi juga mbak Jani,

Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya. Maaf jawaban sebelumnya saya hapus karena salah menyebutkan nama. Berikut ini jawaban yang dapat saya berikan:
1. Sebenarnya bukan hanya dosen mbak, tapi pelamar PhD juga diprioritaskan untuk orang-orang dengan profesi peneliti, pembuat kebijakan, atau juga yang bekerja di lembaga kementerian luar negeri dan perdagangan Pemerintah Australia.
2. Sebaiknya memang memiliki bukti komunikasi terkait rencana riset. Tapi ini bersifat anjuran, artinya jika mbak Jani belum memilikinya, mbak masih tetap bisa mendaftar beasiswa AAS.
Demikian mbak Jani, mudah2an dapat membantu.

Senin, Maret 15, 2021
avatar

Hi mba Amelia, terimakasih utk tulisan yg membantu saya utk memperkuat struktur penulisan. Jika berkenan apakah mba bersedia utk melakukan proofread utk personal statement? Sy sedikit bingung krn sudah menyampaikan concern pribadi utk coursework tp sy mendapatkan feedback kurang menyampaikan fakta, apakah data berupa angka diperlukan? Krn utk menyampaikan semua dalam 2000 karakter rasanya sangat challenging. Dimohon feedback nya mba. Salam

Sabtu, April 15, 2023
avatar
Amelia

Hi Eric,
Terima kasih sudah mampir di blog saya. Untuk proofread, mohon maaf saya belum bisa membantu karena kebetulan sudah ada komitmen lain. Tapi saya setuju dengan Eric bahwa menjelaskan segala sesuatu dalam 2000 karakter memang sangat menantang. Jadi memang harus straight forward, dan kalaupun ada data/fakta, cukup yang singkat saja. Demikian, mudah2an lancar proses aplikasinya!

Rabu, April 26, 2023
avatar

hai mbak amelia,,, saya banyak mendapat informasi di blog ini dan semakin bersemangat untuk berproses. tapi saya mau nanya nih, beberapa hari yang lalu saya ada sekilas membaca mengenai study plan yang mbak buat, tapi berkali2 saya mencari gak ketemu. informasinya penting sekali untuk saya mendapat gambaran terkait proses disana, mohon bantuannya. terika kasih banyak mbak. sukses selalu

Sabtu, Februari 17, 2024
avatar
Amelia

Halo juga, maaf baru merespon kembali.
Study plan dapat disesuaikan dengan masing2 program studi yang akan diambil. Tidak ada format/template tertentu kok..menurut saya, ini hanya sebagai gambaran saja terkait studi yang akan dijalani. Demikian, mudah2an lancar rencana studi lanjutnya!

Selasa, Maret 05, 2024
avatar

Halo Kak. Untuk pertanyaan essay "How will the proposed study contribute to your career?" apakah feasible menuliskan kontribusi study terhadap karir jangka pendek dan jangka panjang seperti hingga retirement plan? karena karier dan rencana pensiun inline dengan bidang study yang akan di apply dengan beasiswa AAS. terima kasih respons nya kak :)

Senin, April 22, 2024
avatar
Amelia

Halo juga Andityarini,
Menurut saya boleh2 saja jika memang jumlah (batasan) kata masih memungkinkan. Apalagi jika memang Andityarini memiliki justifikasi atas jawaban tersebut. Yang penting, perhatikan kesinambungan jawaban tersebut dengan rencana study dan setelahnya. Demikian, mudah2an dapat membantu!

Rabu, April 24, 2024